Jembatan Penghubung Desa Hadiwarno – Golantepus Dibongkar Total Dan Diganti Jembatan Baru Senilai Rp 2,457 M

Jembatan Penghubung Desa Hadiwarno – Golantepus Dibongkar Total Dan Diganti Jembatan Baru Senilai Rp 2,457 M

Kudus, isknews.com – Jembatan penghubung Desa Hadiwarno dengan Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, dibongkar dan akan diganti dengan bangunan jembatan yang baru. Jembatan berukuran lebar 2 meter dan panjang 15 meter yang membentang di atas Sungai Piji itu, diperkirakan sudah berusia puluhan tahun dan pernah direhab pada sekitar 20 tahun lalu. Baru pada 2016 jembatan itu direhab total. Pengerjaan proyek jembatan yang satu paket dengan peninggian jalan desa di sebelah barat jembatan itu, pengadaannya oleh Dinas Bina Marga Pengairan Energi Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus. Anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Kudus, Tahun Anggaran (TA) 2016 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.457.572.000.
Bagi Warga Desa Hadiwarno, keberadaan jembatan yang dibangun di atas tanggul Sungai Piji itu, sangat vital dan menjadi kebutuhan sebagai jalan pintas. Melalui jembatan ini warga Desa Hadiwarno bisa bepergian menuju jalan desa yang masuk wilayah Desa Golantepus yang jalannya cukup lebar, bisa digunakan simpangan kendaraan roda empat. Jalan ini ke utara akan sampai ke jalan raya Kudus – Pati, sedangkan kalau ke arah selatan akan sampai ke Puskesmas Mejobo dan Pasar Brayung.
Namun karena ukuran lebar jembatan yang sempit, yakni hanya 2 meter, arus lalu lintas di atas jembatan itu menjadi kurang lancar. Hanya warga masyarakat pengguna kendaraan roda dua saja yang bisa lewat dan bersimpangan, sedangkan kendaraan roda empat harus bergantian. Ditambah letak jembatan di atas tanggul dan jalan yang cukup curam, menyebabkan pengendara sepeda motor harus hati-hati, terutama yang datang dari arah barat, harus mewaspadai adanya kendaraan besar dari arah berlawanan. Kondisi seperti itu sudah berlangsung bertahun-tahun, bahkan mungkin puluhan tahun.
Menurut Dwi, rekanan pelaksana proyek , yang dihubungi isknews.com, Selasa (3/10), kondisi atau kesulitan yang dialami oleh Warga Desa Hadiwarno, juga masyarkat umum yang melintasi jembatan itu, akan segera berakhir dengan akan dibangunnya jembatan baru. Karena jembatan pengganti itu akan lebarnya akan ditingkatkan menjadi 5,9 meter, ukuran standart jembatan yang bisa digunakan simpangan kendaraan roda empat. Sedangkan panjangnya menyesuikan lebar Sungai Piji, yakni 15 meter. “Untuk peninggian jalan di barat jembatan yang bertujuan mengurangi kecuraman, pada bagian sisi jalan diperkuat dengan talud.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Menjelang Arus Mudik Perawatan LPJU Terus Dilakukan

Share This Post