Jenang Oblong, Makanan Khas Era Penjajahan

by
Foto: Tumpukan Jenang Oblong di Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis (05-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Saat isknews.com berkunjung ke Terminal Bus Menara, tidak sengaja mempertemukan kami dengan sebuah makanan tradisional khas Kudus. Jenang Oblong namanya.

Selayaknya jenang pada umumnya, makanan ini memiliki cita rasa yang manis dengan tekstur yang kenyal. Dan utamanya, harga yang begitu terjangkau.

TRENDING :  Unik, Peringati Hari Guru, Pelajar SMP 1 Kudus Gambar Wajah Wali Kelas Masing-masing

Satu buah Jenang Oblong dengan ukuran 5×15 centimeter hanya dihargai Rp 2.000 saja. Tak heran, jika makanan satu ini kerap dijadikan buah tangan, oleh para peziarah yang berkunjung ke Makam Sunan Kudus.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Kunani, salah satu penjual Jenang Oblong di Terminal Menara, jika sebagian besar penikmat makanan ini berasal dari kalangan menengah ke bawah.

Foto: Jenang Oblong di Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis (05-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

“Kalau orang kalangan menengah ke bawah, pastinya mencari oleh-oleh yang harganya murah. Sehingga dapat dibagi dengan seluruh sanak saudara di kampung halaman,” kata Kunani.

TRENDING :  Sigap Ungkap Kasus, Unit Laka Satlantas Polres Kudus Diapresiasi Pihak Korban

Diungkapkan oleh Kunani, jika bahan baku Jenang Oblong ini sedikit berbeda dengan Jenang Kudus. “Jenang Kudus menggunakan bahan baku tepung ketan, sedangkan Jenang Oblong menggunakan bahan baku gaplek atau ketela,” tuturnya.

TRENDING :  Petugas Pom Bensin ini Meski Berkebaya Tetap Gesit Layani Pembeli
KOMENTAR SEDULUR ISK :