Jepara Masih Kekurangan 1071 guru SD

by

JEPARA, isknews.com – Pendidikan dasar, khususnya di tingkat SD mengalami kendala Sumber Daya Manusia (SDM). Fokus meningkatkan kualitas pendidikan sebagaimana keinginan bersama, selalu terganggu akibat belum terpenuhinya jumlah guru di tingkat tersebut. Hal ini diungkapkan Ketua PGRI Jepara Kiswadi HP.

“Sesuai data yang diungkap Dinas Dikpora, saat ini Jepara masih kekurangan 1071 guru SD. Maka setiap SD kekurangan antara tiga hingga empat orang guru,” kata Kiswadi saat berbicara dengan Gelora di sela-sela acara diklat pengembangan profesi guru di gedung PGRI Jepara, pertengahan bulan ini. Karenanya, Kiswadi berharap kekurangan guru di SD bisa teratasi.

Menurutnya, dia kerap merasa risih  ketika pembicaraan pendidikan mengarah pada kualitas, karena guru merupakan penentu keberhasilan. “Tapi nyatanya kita selalu terbentur persoalan kekurangan tenaga guru sehingga konsentrasi peningkatan kualitas pendidikan selalu terganggu isu ini. Saya kira, kalau kekurangan ini terpenuhi, maka kita bisa berbicara kualitas,” lanjutnya.

Dalam lingkup lokal Jepara, Kiswadi berharap persoalan ini bisa diselesaikan melalui pengangkatan tenaga honorer K2. Menurutnya, harapan ini juga dia sampaikan saat Forum Komunikasi GT Jepara melakukan audiensi di DPRD pada 9 Juni 2015. PGRI hadir dalam kesempatan tersebut bersama Badan Kepegawaian Darah (BKD) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dinas Dikpora) serta Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD). Kekurangan 1071 guru guru SD, menurut Kiswadi, akan sangat terbantu andai 1.022 tenaga honorer K2 yang telah terverifikasi diangkat sebagai CPNS.

KOMENTAR SEDULUR ISK :