Jilid pertama Peringati 1 Abad, Madrasah Qudsiyyah Gelar Ziarah Mu’asis dan Bedah Buku

Jilid pertama Peringati 1 Abad, Madrasah Qudsiyyah Gelar Ziarah Mu’asis dan Bedah Buku

12670825_1310576502302915_3343571176465658740_nIsknews.com – Kudus, Sabtu (02 April 2016) berlangsung Bedah Buku “Kyai tanpa Pesantren (Potret Kyai Kudus)” bersama Prof. Abdurrahman Mas’ud, MA. Ph.D (Penulis), KH. Em. Nadjib Hassan (Keynote Speaker), H. Hasyim Asy’ari, SH, M.Si, Ph.D dan Prie GS. Kegiatan yang di mulai dari jam 13.00 sampai selesai ini terselenggara atas kerjasama dengan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Kementrian Agama RI dan mutakhorijin Qudsiyyah di Semarang / MAQDIS Foundation. Namun acara ini bersifat terbatas untuk 100 peserta saja.

Serangkaian kegiatan sudah digelar dalam rangka memperingati satu abad Qudsiyyah. Ihsan, ketua panitia  kepada isknews.com menerangkan bahwa rangkaian kegiatan jilid pertama ini sudah di mulai “gaung”nya pada hari ini Sabtu (2/4). Uniknya acara grand launching dimulai dengan ziarah yang merupakan tradisi nahdhiyyah ke makam Muassis dan Masyayikh Qudsiyyah di komplek Makam Menara dan Krapyak Kudus. Menurut panitia, kegiatan di maksud untuk hurmat dan do’a atas jasa-jasa para muassis akan di ikuti oleh seluruh keluarga besar Qudsiyyah, mulai dari santri, guru, dan staf karyawan, serta para alumni yang berjumlah total sekitar 3.000 orang.

Esok harinya, Hari Ahad (3/4), kegiatan fun bike dilaksanakan dengan konsep yang sangat meriah. Ihsan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan napak tilas laku Kangjeng Sunan Kudus ketika memulai penyebaran islam di bumi Kudus. Direncanakan akan ada fragmen perjalanan Sunan Kudus menuju Kudus dan pertemuan dengan Kyai Telingsing inilah yang menjadi penanda awal menyebarnya Islam di tanah Kudus. Berdasarkan beberapa literatur yang ada, pertemuan antara Sunan Kudus dan Kyai Telingsing pertama kali terjadi di Loram, yang kini berdiri Masjid Wali Loram. dari Tanah Qudsiyyah di Jl. KHR. Asnawi jam 07.00 WIB dan akan menuju ke Masjid Wali Loram dan akan dilepas oleh Bupati Kudus, Bp. H. Musthofa. Menurut Mahya Najid selaku ketuapelaksana kegiatan ini diikuti 3000 peserta yangmeliputi keluarga besar Madrasah Qudsiyyah dari santri, guru dan mutakhorrijin. Panitia juga menyediakan 21 sepeda, kipas angin, dan puluhan doorprize untuk memeriahkan acara tersebut.(Jivan)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Pentingnya penanaman karakter anak sejak dini

Share This Post