Jumlah Siswa Terus Menyusut SD 1 Dan SD 2 Adiwarno Kudus Dimerger

Jumlah Siswa Terus Menyusut SD 1 Dan SD 2 Adiwarno Kudus Dimerger

Kudus, isknews.com – Akibat jumlah siswa yang terus menyusut, SD 1 Adiwarno, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, harus menerima nasib, dimerger dengan SD 2 Adiwarno yang lokasinya berada di satu komplek. Sebagai langkah awal regrouping itu diharapkan bisa terealisasi pada tahun anggaran (TA) 2017 ini, jabatan Kepala SD 1 Adiwarno dikosongkan dan dirangkap oleh Kepala SD 2 Adiwarno, Kamsun, sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala di SD 1 Adiwarno.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Suhendro, yang dihubungi isknews.com, Selasa (24/1), membenarkan hal itu. Menurut dia, usulan merger dengan menggabungkan SD 1 Adiwarno dengan SD 2 Adiwarno itu, sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, sejak dua tahun lalu. Namun baru pada tahun anggaran (TA) 2017 ini, usulan itu terealisasi. “Sudah ada kepastian dari dinas, merger dua SD yang lokasinya berada di satu komplek itu akan dilaksanakan pada 2017 ini.”

Usulan merger itu, ungkapnya lanjut, didasarkan pada jumlah siswa kedua SD tersebut yang terus berkurang dari tahun ke tahun, hingga sekarang ini yang jumlahnya masing-masing SD 1 dan 2 Adiwarno, kurang dari 100 anak. Itu berarti jumlah setiap kelas tidak memenuhi standar, yakni minimal 32 siswa per kelas. “Harapannya dengan diregruping, kegiatan belajar mengajar yang di kedua SD itu lebih efektif dan berkualitas.”

Sementara itu, Kepala SD 2 Adiwarno, Kamsun, yang dihubungi isknews.com di ruang kerjanya, pada hari yang sama, membenarkan adanya merger antara SD yang dikepalainya itu, dengan SD 1 Adiwarno. Dia juga membenarkan kalau terkait rencana itu, dirinya ditunjuk sebagai Plt Kepala SD 1 Adiwarno. SD 2 Adiwarno sekarang ini jumlah siswanya sebanyak 92 anak, sedangkan jumlah kelasnya 6 lokal, ditambah satu lokal untuk ruang guru dan kepala sekolah.

Sementara untuk SD 1 Adiwarno yang juga mewakili 6 lokal kelas serta satu ruang guru dan kepala sekolah, jumlah siswanya lebih sedikit, yakni hanya 58 anak. “Saya ditunjuk menjadi Plt Kepala SD 1 Adiwarno, sejak 2014, juga sebagai pengampu di SD tersebut.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Kapolres Kudus Buka Kemah Bhakti 2015

Share This Post