Kabar Gembira, Bayi Yang Dibuang di Puskesmas Sidorekso Kondisinya Mulai Membaik

oleh
Bayi ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Awal Maret 2018, Kudus dihebohkan dengan penemuan bayi di halaman belakang ruang rawat inap Puskesmas Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, atau tepatnya berada tepat di belakang kamar mandi puskesmas.

TRENDING :  Soedarto Rangsang Guru Seni Rupa Kudus Gelar Pameran

Belakangan diketahui bahwa bayi berjenis kelamin perempuan tersebut merupakan anak dari salah satu pegawai Puskesmas Sidorekso berinisial DWO (23). Menurut penuturan Kepala Puskesmas Sidorekso Sutejo, yang bersangkutan melahirkan di kamar mandi, dan menaruh bayinya di halaman belakang melalui ventilasi di kamar mandi.

style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4918360277293205" data-ad-slot="1144672621">

Bayi yang ditemukan kemudian mendapat pertolongan pertamadari petugas medis di Puskesmas Sidorekso.
Selanjutnya dari pihak puskesmas merujuk bayi tersebut ke RSUD Loekmono Hadi Kudus, untuk dilakukan perawatan lanjutan.

Dua hari usai penemuan bayi tersebut, sejumlah awak media mencoba meminta keterangan dari pihak RSUD Loekmono Hadi Kudus. Kepala Bidang Pelayanan Aris Jukisno melalui wakil kepala ruang IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus Nur Hidayat menjelaskan, kondisi bayi pada saat diterima pihaknya dalam keadaan baik.

”Bayi masuk IGD pukul 20.30 WIB pada 1 Maret 2018. Saat kami terima bayi ditimbang memiliki berat badan 2,9 kilogram. Kondisinya sehat karena sudah mendapat pertolongan pertama dari pihak Puskesmas Sidorekso,” katanya, Sabtu (03-03-2018).

Dijelaskan Hidayat, secara umum kondisi bayi dalam keadaan baik. Namun terdapat benjolan di kepala bagian belakang, yang dimungkinkan akibat trauma jalan lahir atau benturan. Hanya saja hal itu masih dalam kewajaran, hanya benjolan kecil atau biasa.

”Penyebab benjolan masih belum dapat dipastikan. Masih harus dilakukan observasi lanjutan di ruang PICU-NICU, tapi yang pasti kondisi bayi baik-baik saja dan sehat,” ujarnya.
Disinggung terkait bayi lahir dalam keadaan premature atau tidak, Hidayat menyampaikan berdasarkan diskusi dengan dokter Lia Nur Aini yang menangani saat bayi diterima di IGD, bayi tersebut dinyatakan sudah cukup umur untuk lahir ke dunia.

”Jadi ibunya ini melahirkan secara normal sesuai dengan usia kandungan bayi yang sudah mencapai masanya untuk lahir,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Ruang PICU-NICU Kartini mengungkapkan, saat ini kondisi bayi terus membaik. ”Bayinya sudah bisa menangis dan sudah mau minum. Semakin membaik dari pertama kali masuk ruangan pada 1 Maret 2018 pukul 23.00 WIB,” ucapnya. (MK/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :