Kabupaten Jepara Surplus Beras

oleh
Foto: Stok beras surplus. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Ketersediaan pangan di Kabupaten Jepara secara umum mengalami surplus. Hal ini, dapat dilihat dari jumlah produksi beras dan kebutuhan pangan lainnya. Hal ini disampaikan Sekda Jepara Ir. Sholih MM, dalam rapat koordinasi teknis Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Jepara, pada Selasa (15-5-2018), di Gedung Ratu Shima Jepara.

TRENDING :  Mebel Ukir, Unggulan Desa Wisata Kaliwungu

Sholih mengatakan, jika dilihat jumlah produksi beras tahun 2017, sebesar 155.861 ton, dengan kebutuhan sebesar 113.956,9 ton. Sehingga mengalami surplus sebesar 41.904 ton.

Selain kebutuhan beras, produksi jagung juga mengalami hal yang sama. Jika produksi jagung sebesar 100.707 ton, dengan kebutuhan sebesar 950,6 ton. Mengalami surplus sebesar 88.678,6 ton. “Pasokan pangan ini, harus mampu menjangkau seluruh wilayah, dan harus dibarengi distribusi agar tidak terjadi gejolak harga,” kata dia.

TRENDING :  Korban Hanyut Ditemukan 6 Kilometer dari Lokasi Jatuh Sudah Meninggal

Sementara Kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Achid Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan intervensi kegiatan untuk pengentasan wilayah rentan rawan pangan, diantaranya melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

TRENDING :  Tak Penuhi Target UHC 2018, BPJS Kesehatan Terus Perluas Cakupan

Selain itu, perintisan Desa Mandiri Pangan (DMP), Lumbung Pangan Masyarakat (LPM), Pembangunan dan pengembangan sumber daya pangan lokal, Penanganan daerah rawan pangan (PDRP), Kawasan desa mandiri pangan (KMP), serta pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM). (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :