Kalapas Pati Musnahkan HP Milik Warga Binaan

oleh
Foto: Kepala Lapas Pati Irwan Silais membakar Hp hasil razia warga binaan di Lapas Kelas IIB Pati. Jumat (27-04-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Menggunakan telpon genggam adalah larangan bagi para warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Meski demikian, tidak sedikit warga binaan yang kedapatan menyimpan HP di selnya. Hal serupa juga terjadi di Lapas Kelas IIB Pati.

Bertepatan dengan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54, hari ini (27-04-2018) Kepala Lapas Kelas IIB Pati Irwan Silais melakukan pemusnahan telepon genggam hasil sitaan dari warga binaan.

Terhitung 64 Handphone (Hp) dengan berbagai merk dimusnahkan dengan cara dibakar oleh Kepala Lapas di halaman Lapas Kelas IIB Pati, usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54 se-Karesidenan Pati.

TRENDING :  Babinsa Koramil 02 Juwana Bersama Masyarakat, Bersihkan Kali Godo Gede

“Minimal dalam satu bulan kami melakukan razia kepada warga binaan sebanyak empat hingga enam kali. Dan HP sebanyak itu merupakan hasil razia selama satu tahun,” ungkapnya usai upacara.

Menurutnya, ada berbagai modus yang digunakan napi untuk menyelundupkan Hp ke jeruji besi. Sebagian besar adalah melalui pembesuk, mereka sengaja memberikan Hp kepada napi tanpa sepengetahuan petugas.

“Biasanya ya pada saat jam besuk. Tetapi kami selalu melakukan razia, sehingga meskipun mereka diberi Hp oleh keluarga maupun kerabatnya, tetap kami razia dan kami amankan HP tersebut untuk selanjutnya kami musnahkan,” tegasnya.

TRENDING :  Dua Calon Perangkat Desa Ketitang Wetan Jalani Uji Akademik

Menurutnya, peredaran Hp di lapas memang suatu kendala tersendiri. Sebab, pihak lapas belum mempunyai alat yang canggih untuk mendeteksi apakah ada barang yang masuk atau tidak. Terutama ketika mereka sudah didatangi keluarga atau pembesuk.

“Nah, alat untuk pemeriksaan pengunjung itulah yang belum kami miliki. Sehingga, upaya yang kami lakukan adalah dengan razia secara berkala, agar mereka yang ketahuan membawa Hp, bisa kami amankan,” imbuhnya.

TRENDING :  Menikmati Film Di Bioskop NSC Pati Nunggu Buka Puasa

Upaya tersebut adalah untuk menjalankan perintah dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) terkait razia Hp, Pungli dan Narkoba (Halinar). Untuk narkoba sendiri, pihaknya mengaku setiap tiga bulan sekali dilakukan tes urin kepada warga binaan. Tujuannya, dari hasil tes tersebut, apabila ada pengguna narkoba, tentu akan mudah diketahui.

Meski sejauh ini belum ditemukan napi yang positif menggunakan narkoba, namun pihal lapas tetap melakukan pemeriksaan guna mengantisipasi peredaraan narkoba di Lapas. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :