Kampanye GEMARIKAN, Rina Tamzil Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Secara Teratur

oleh
" GEMARIKAN yang memainkan peran strategis untuk mendukung terwujudnya peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Kudus " Kata Ketua TP PKK Kab. Kudus Hj. Rina Budhy Ariani Tamzil ( Foto : Istimewa )

KUDUS,ISKNEWS.COM  – Ketua TP PKK Kab. Kudus Hj. Rina Budhy Ariani Tamzil sekaligus sebagai Ketua Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan) Kabupaten Kudus mengajak masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang disyaratkan bagi kesehatan, agar terbentuk insan yang cerdas, sehat dan kuat. Hal tersebut disampaikan ketika dirinya membuka Kampanye GEMARIKAN (Gerakan Masyarakat Makan Ikan) di Gedung Taman Budaya Bae, Kudus, Senin (29-04-2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, kegiatan tersebut juga sebagai bagian dari kegiatan pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan di Kabupaten Kudus.


“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada pagi hari ini dan juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus yang telah menyelenggarakan kegiatan kampanye GEMARIKAN” Kata
Hj. Rina Budhy Ariani Tamzil

Secara nasional, GEMARIKAN sudah dicanangkan sejak tahun 2004 yang bertujuan untuk mengikatkan angka konsumsi ikan di Indonesia. Peningkatan angka konsumsi ikan akan berdampak pada peningkatan pemanfaatan dan pendayagunaan potensi perikanan di Indonesia. Konsumsi ikan di Indonesia pun meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2016 mencapai 22,81 Kg/Kapita/Th, tahun 2017 mencapai 24,44 Kg/Kapita/Th, tahun 2018 mencapai 26,56 Kg/Kapita/Th. Sedangkan terget untuk tahun ini yakni 28 Kg/Kapita/Th dan tahun berikutnya 30 Kg/Kapita/Th.

TRENDING :  Pati Masuki Tahap Debat Paslon Bupati Dan Wakil Bupati

“Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur lintas profesi, budaya, sosial dan kelembagaan dalam meningkatkan konsumsi ikan seperti GEMARIKAN yang memainkan peran strategis untuk mendukung terwujudnya peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Kudus khususnya,” ujar Hj. Rina.

Sebagai Ketua Forikan Kab. Kudus, Hj. Rina menyampaikan empat poin penting dalam upaya menggiatkan GEMARIKAN di masyarakat. Pertama, peningkatan mutu keamanan produksi ikan, produksi yang ramah lingkungan, peningkatan standart pengolahan ikan, inovasi, diversifikasi produk dan penguatan jaringan kelembagaan pemasaran. Kedua, peningkatan dan pengembangan teknologi perikanan berupa pemberian jaminan kepada konsumen terhadap produk yang aman dan sehat, peran sektor perikanan dalam rangka menyiasati maraknya peredaran produk perikanan yang kurang berkualitas dan mengandung bahan kimia berbahaya. Ketiga, pemberdayaan kelembagaan Forikan dalam program GEMARIKAN untuk memperkuat koordinasi, keterpaduan langkah, dan tindakan dari seluruh instansi terkait sebagai inspirator, creator, motivator dan activator GEMARIKAN. Keempat, implementasi program GEMARIKAN dalam kurikulum sekolah berupa pemberian materi tentang berbagai macam manfaat dan kandungan gizi pada ikan kepada siswa , sehingga siswa tertarik untuk mengonsumsi berbagai olahan ikan.

TRENDING :  Begini Curhat Bupati, Saat Dapat Bantuan CSR
TRENDING :  Hari Anti Korupsi Sedunia, Kantor Bea Cukai Kudus Gelar Apel Luar Biasa & Bagi-Bagi Bingkisan

Dirinya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pencanangan GEMARIKAN di Kabupaten Kudus. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada pagi hari ini dan juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus yang telah menyelenggarakan kegiatan kampanye GEMARIKAN,” ucapnya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan animo pelajar dan masyarakat dalam mengonsumsi ikan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistyanto mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman akan manfaat ikan bagi kesehatan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pola makan sehat, aman dan layak konsumsi. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan capaian Angka Konsumsi Ikan (AKI) dan meningkatkan potensi ekonomi dari sektor perikanan. Oleh karena itu, pihaknya mengundang perwakilan dari berbagai unsur pendidik sebagai pemegang peran penting dalam GEMARIKAN di lingkungan sekolah. ”Peserta sebanyak 150 orang yang terdiri dari, kalangan pendidik dari 9 kecamatan dari jenjang TK RA, SD MI, SMP MTS, TP PKK Kecamatan,” jelasnya. ( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :