Kang Mus : Saya Tidak Mau Daerah Yang Saya Pimpin Terjadi Keresahan

by
Jpeg
Proses Produksi di PT. Djarum SKT Karang bener Bae Kudus
Proses Produksi di PT. Djarum SKT Karang bener Bae Kudus

Kudus, Isknews.com – Bupati Kudus Musthofa hari ini melakukan kunjungan ke PT.Djarum Kudus, tepatnya di Brak Sigaret Kretek Tangan (SKT) Karang Bener Bae, Rabu siang (24/8). Kedatangan nya dari Bandara Ahmad yani Semarang setelah dari Jakarta memenuhi undangan dari Program televisi Indonesia Lawyer Club (ILC), dengan tema “Negara Paceklik, Perokok di cekik” yang tadi malam disiarkan TV Swasta secara langsung.

TRENDING :  Kota Kudus Dinobatkan Sebagai Kota "Surganya PKL"

Bupati Kudus Musthofa saat di temui Isknews.com di sela-sela meninjau SKT Karang bener, menjelaskan bahwa kedatangannya ini bermaksud memastikan jika Kabupaten Kudus, dalam hal ini karyawan karyawati Perusahaan rokok yang ada di Kudus tetap kondusif, tetap berjalan seperti biasanya dan tidak termakan isu harga rokok naik yang oleh pemerintah pusat tersebut baru wacana. Bupati Kudus mengatakan “Saya tidak mau daerah yang saya pimpin terjadi keresahan. “tegas musthofa.

Kedatangan nya kali ini, musthofa juga berbincang bincang kepada buruh SKT juga tidak melewatkan untuk mencoba melakukan pekerjaan buruh Sigaret Kretek Tangan seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

TRENDING :  Bupati Kudus: Pemerintah Masa Kini adalah yang Mampu Berkompetisi Menjual Potensi Daerah
Nampak bupati Kudus Musthofa memperagakan proses produksi rokok SKT
Nampak bupati Kudus Musthofa memperagakan proses produksi rokok SKT Djarum Karang Bener (24/8)

Sebab bagaimanapun pemerintah pusat, lanjut musthofa, harus mendengar aspirasi dari berbagai pihak baik yang pro dan kontra mengenai kenaikan tarif cukai rokok. Sehingga kenaikan cukai rokok tidak merugikan seluruh pihak. dan yang terakhir “Pemerintah mesti berdiri di tengah-tengah, nggak boleh di satu pihak saja,” tutup musthofa.(AS)

TRENDING :  Bupati Musthofa Bertekad Sediakan Pendidikan Terjangkau Dan Berkualitas Untuk Masyarakat Kudus
KOMENTAR SEDULUR ISK :