Kantin Fasilitas Baru Dinas Arpusda Kudus Sudah Dioperasikan

oleh
Foto: Kantin di Dinas Arpusda Kabupaten Kudus, sudah dioperasikan untuk melayani kebutuhan pengunjung perpustakaan. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, menambah fasilitas baru. Fasilitas tersebut adalah kantin yang letak lokasinya di samping kiri gedung Arpusda. Kantin yang pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp 89,3 juta itu, sudah mulai dioperasikan sejak pertengahan Januari 2018 lalu.

Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Kudus, Masyudi melalui Juru Bicara Dinas Arpusda, Moch Ekodiono, saat dihubungi isknews.com, Kamis (08-02-2018), mengatakan hal itu. Menurut dia, pengoperasian kantin milik Dinas Arpusda Kabupaten Kudus itu, dilaksanakan bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni perseorangan dengan sistem kontrak. Pihak pengontrak menggunakan kantin itu untuk berjualan selama lima tahun, besarnya uang kontrak Rp 6.544.397.

TRENDING :  Lahan Tergenang Banjir, Petani Tunda Tanam Melon

“Yang menentukan harga atau besarnya uang kontrak, oleh bagian aset Badan Pengelola Pajak Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, karena status kantin ini aset Pemkab, kami hanya menyediakan fasilitasnya saja,” papar Eko.

Dengan status tersebut, lanjutnya, meskipun kantin itu berada di lingkungan Dinas Arpusda. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait itu, tidak memperoleh keuntungan finansial. Selain karena uang kontrak yang disetorkan ke bagian aset, sebagai bagian dari pendapatan asli daerah dari pengontrak, yakni N Anik Sulastri. Juga tidak memperoleh sepeserpun, karena tidak ada perjanjian bagi hasil, dari penjualan selama menggunakan kantin tersebut.

“Kantin itu dikelola oleh perorangan, bukan oleh koperasi karyawan Dinas Arpusda. Hal ini perlu dimengerti oleh masyarakat, terutama pengunjung perpustakaan Arpusda Kudus,” jelas Eko.

TRENDING :  Program Toko Tani Dukung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Pokok

Pembangunan kantin merupakan atas saran dan permintaan pengunjung perpustakaan. Mereka merasa kesulitan kalau akan membeli minuman atau makanan, karena letak perpustakaan milik Pemda itu berada di ujung jalan, sehingga jauh atau tidak terdapat kios atau warung makanan dan minuman di sekitar lokasi.

“Atas saran pengunjung itu, dinas mengajukan pembangunan kantin tersebut, dianggarkan dalam APBD Kabupaten Kudus TA 2017, sebesar Rp 89,3 juta,” terangnya.

Anggaran sebesar itu, digunakan seluruhnya untuk pembangunan kantin, ukuran panjang 11 meter dan lebar 3,5 meter. Bangunannya terdiri dari ruang untuk pengunjung, ruang pelayanan atau penjual, serta ruang dapur.

TRENDING :  Dukung Pertumbuhan Ekonomi, PLN Kudus Percepat Penyambungan Pelanggan Baru

Untuk menu atau jenis makanan dan minuman yang dijual, pihak pengelola kantin, harganya diusahakan murah dan terjangkau, karena konsumennya sebagian besar pelajar dan mahasiswa.

Kedepan atau untuk jangka panjang, di sekitar kantin akan dibangun sejumlah gazebo. Fungsinya, diperuntukkan bagi pengunjung yang tidak kebagian tempat di ruang baca perpustakaan yang berada di lantai satu. Mereka ini, diperbolehkan membawa buku dan membacanya di gazebo.

“Sambil membaca, mereka juga bisa memesan makanan atau minuman di kantin. Jadi selama menunggu pesanan datang, bisa sambil membaca buku,” pungkas Juru Bicara Dinas Arpusda Kabupaten Kudus itu. (DM/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :