Kantor LSM BPJS Watch Kudus Sebagai Tempat Aduan Puluhan Warga Kudus

oleh
Kudus, isknews.com – Sedikitnya tiga sampai lima orang, setiap hari, datang di ke Kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (PSM) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Watch, di Jalan Mejobo, Kabupaten Kudus. Mereka datang dengan maksud mengadu berbagai persoalan yang mereka hadapi terkait dengan BPJS. Sehingga sejak dilaunchingnya LSM BPJS Watch Kabupaten Kudus, pada 20 Juli 2017 lalu, sudah puluhan warga masyarakat Kudus yang mengadu.

Ketua LSM BPJS Watch Kabupaten Kudus, Achmad Fikri, yang dihubungi isknews.com, Kamis (31/08), di Sekretariat LSM PBJS Watch, membenarkan hal itu. Menurut dia, dari sejumlah warga masyarakat yang datang itu, sebagian diantaranya baru sebatas konsultasi, namun ada juga yang menyampaikan keluhan serta persoalan yang dihadapi, baik terkait pengurusan kartu tanda anggota BPJS yang tidak kunjung jadi, atau klaim di rumah sakit tertentu. “Namun saat kami meminta agar menunjukkan dokumen pendukung, mereka tidak bisa menunjukkan.”

TRENDING :  Nekat Gondol Motor, Seorang Sopir Diamankan Polisi

Padahal, lanjutnya, dokumen atau data pendukung itu sangat penting, sebagai langkah untuk menindaklangjuti. Karena LSM BPJS Watch, tidak hanya menyediakan kosultan, namun juga tim advokasi. Tim ini akan bisa mengambil tindakan ke ranah hukum, jika pengadu didukung oleh data yang akurat. “Kalau pengaduan hanya disampaikan secara lisan, bagaimana kami bisa menindaklanjuti?”

TRENDING :  Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Normal

Selain BPJS, ada juga warga masyarakat yang mengadu tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS). Persoalan yang munculnya, diataranya terkait kepemilikan KIS yang tidak sesuai dengan nama yang terdaftar. Ada warga yang di catatan desa terdaftar sebagai pemilik KIS, namun dia tidak pernah menerima atau memegang KIS atas namanya itu. Bisa diduga oleh perangkat desa, KIS itu diberikan kerabatnya.
“Nyangkutnya di mana, apakah di desa atau kecamatan, persoalan KIS itu akan kami telusuri,” tegas Ketua LSM BPJS Watch Kabupaten Kudus itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :