Kapolres Kudus : Tak Boleh Ada Suap Dalam Penerimaan Anggota Polri

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning memimpin pengambilan sumpah kepada seluruh peserta untuk melaksakan seleksi secara fair, jujur dan bersih. (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kepolisian Repubik Indonesia (Polri) berkomitmen menyelenggarakan rekruitmen anggota secara bersih. Salah satunya dibuktikan Polres Kudus yang menggelar acara penandatanganan pakta integritas dalam penerimaan anggota Polri Tahun 2018, di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (13-04-2018).

Penandatanganan tersebut dilakukan sejumlah aparat Polres Kudus yang menjadi panitia seleksi penerimaan anggota Polri, para pengawas independen (LSM), instansi penyelenggara administratif dan ratusan calon anggota Polri.

Penandatanganan pakta integritas serta pengambilan sumpah panitia dan peserta seleksi penerimaan anggota Polri TA 2018, baik Taruna Akpol, Bintara Polri dan Tamtama Polri Pabanrim Polres Kudus, dilakukan sebagai wujud komitmen dari Polres Kudus dalam akuntabilitas menjalankan tes calon anggota Polri.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, dalam sambutan pada acara Penandatangan Pakta menyatakan, penandatanganan pakta integritas ini bertujuan untuk mewujudkan sumber daya manusia Polri (SDM POLRI) yang berkualitas, profesional, moderen dan terpercaya.

TRENDING :  Peringati HUT 72, Persit Kartika Chandra Kirana Kudus Gelar Periksa IVA Gratis

Membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, Kapolres mengungkapkan bahwa kita sepakat dengan ditandatangani pakta integritas, maka semua memiliki komitmen yang sama yaitu menghindari segala bentuk kecurangan dalam seleksi penerimaan anggota Polri TA 2018.

“Laksanakan proses seleksi rekruitmen anggota Polri secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis serta clear and clean agar mendapat calon anggota Polri yang terbaik,” pesannya.

ISKNEWS.COM
Foto: Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menandatangani pakta integritas sebagai simbol jajaran tim penyeleksi rekruitmen Polri dari Polres Kudus siap melaksanakan seleksi yang clear and clean. (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM)

Ditambahkannya, panitia seleksi mengemban tanggung jawab yang besar. Ketika panitia salah memilih, maka dampaknya akan sangat besar bagi organisasi. Oleh karenanya, lanjut Agusman, penerimaan anggota Polri yang identik dengan suap menyuap, sponsorship, katabelece, titip-titipan yang bisa mencoreng proses penerimaan anggota Polri harus dihilangkan.

TRENDING :  Operasi Zebra Candi 2017 Sat Lantas Polres Kudus Jaring 3381 Pelanggar Lalu Lintas

“Jangan salah gunakan kepercayaan yang diberikan kepada panitia dengan melakukan kecurangan. Pastikan peserta yang lulus dan lolos adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kompetensi dan memenuhi syarat untuk menjadi anggota Polri,” tukasnya.

Dia menambahkan, dalam penerimaan anggota Polri tahun ini pihaknya mengedepankan prinsip clean and clear. Tak hanya itu, dalam perekrutan tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak panitia seleksi saja, tetapi semua peserta seleksi dan keluarga peserta juga harus dilibatkan.

“Kami telah berkomitmen di dalam penerimaan anggota Polri dapat dipertanggungjawabkan mengacu pada prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis”, tambahnya.

TRENDING :  Edy : Gelar Edukasi Kearsipan, Demi Tingkatkan Mutu SDM Petugas Arsip Di Instansi Pemerintahan

Dia menegaskan, tidak boleh ada yang melakukan pendekatan kepada siapa pun orang tua dari calon peserta, jika ada panitia yang terbukti melanggar dan terbukti menerima suap akan ada sanksi yang tegas.

“Silahkan bersaing secara fair dan tidak melakukan kecurangan, apalagi menjanjikan suatu hadiah”, ucapnya. Dirinya berharap proses penerimaan calon anggota Polri ini mampu berjalan sesuai pakta integritas guna melahirkan Polri yang memiliki kinerja dan kredibilitas baik di tubuh Polri.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengambilan sumpah yang secara simbolis diwakili oleh dua orang peserta dari agama berbeda dan disumpah didampingi para rohaniawan baik agama Islam dan Katholik yang juga anggota Polres Kudus. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :