Kapolsek Mejobo Klarifikasi Pencuri Motor Ninja Saat Orkes di Kesambi Belum Tertangkap

Kapolsek Mejobo Klarifikasi Pencuri Motor Ninja Saat Orkes di Kesambi Belum Tertangkap

Kudus, ISKNEWS.COM – Kapolsek Mejobo AKP Mardi Susanto mengklarifikasi informasi yang menyebutkan, penangkapan salah seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor Kawasaki Ninja RR warna merah bernomor polisi K 3181 UG, yang hilang saat menonton hiburan orkes dangdut di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Jumat (21/07/2017).

Dia menuturkan, hingga saat ini belum ada pelaku yang tertangkap terkait hal itu. ”Tidak benar informasi yang beredar ada penangkapan. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan,” katanya kepada ISKNEWS.COM, Senin (24/07/2017).

TRENDING :  Hasil Curian Untuk Bersenang-Senang di Lokalisasi

Meski demikian Mardi mengaku pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Saat ini Polsek Mejobo masih melakukan proses pengungkapan bekerja sama dengan beberapa pihak. Ditambahkannya, barang bukti Kawasaki Ninja telah ditemukan di salah satu perumahan yang ada di Pati.

”Namun pelakunya hingga saat ini belum tertangkap,” tegasnya.

Sebelumnya beredar informasi yang menyebutkan adanya penggerebekan sebuah rumah di dua lokasi berbeda yakni di Dukuh Bareng, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo dan Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Sabtu (22/07/2017).

TRENDING :  Pencuri Motor Di Pasar Bareng Babak Belur Dihajar Massa

Bahkan di Tenggeles disebutkan terduga pelaku telah dibekuk tim Polsek Mejobo dan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Info itu dibantah Kapolsek Mejobo. Ditegaskannya hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Mardi menjelaskan, kronologi hilangnya Kawasaki Ninja RR warna merah bernomor polisi K 3181 UG berawal saat pemilik (korban) Moh Safik (25) bersama temannya Asa Asnawi (21) menonton hiburan dangdut di Kesambi RT 03 RW 08, Kecamatan Mejobo pada 21 Juli 2017.

TRENDING :  Ditinggal Makan Lentog, Uang Ratusan Juta di Mobil Raib Dirampok

Sesampainya di lokasi korban memarkir kendaraan di tempatkejadian perkara (TKP) halaman rumah warga setempat Sariah. Saat pemeriksaan korban menyebutkan kendaraan dalam kondisi tidak dikunci stang, yang membuat pelaku dengan mudah membawa kabur kendaraan.

Sekira pukul 16.00 WIB saat korban hendak pulang usai menonton orkes mendapati kendaraan miliknya sudah tidak ada di TKP. Akibat peristiwa ini korban menderita kerugian Rp 30 juta. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.