Kartu e-Retribusi di Pasar Kliwon Belum Berjalan, Ini Sebabnya

by
ISKNEWS.COM
Foto: Pasar Kliwon Kudus (isknews.com)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kartu retribusi elektronik (e-Retribusi) telah di persiapkan Pemkab Kudus sebanyak 3 ribu keping, namun keberadaannya masih belum berjalan.

“Hingga saat ini pembayaran retribusi di pasar Kliwon secara elektronik belum juga dijalankan,” Kata Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti, Rabu (23-5-2018).

Menurutnya, Saat ini yang dibutuhkan adalah tenaga operator yang mampu menguasai bidang IT. Operator tersebut, nantinya bertugas mengawasi pedagang yang belum membayar retribusi.

TRENDING :  Umat Islam di Kudus Gelar Sholat Gerhana, Umat Hindu Gelar Upacara Purnama

Ditambahkan, Terkait e-Retribusi yang membutuhkan keuangan, koordinasi sudah kami lakukan, semisal dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD).

Dari sana, diberikan saran supaya menggunakan tenaga khusus operator. Karena nantinya uang retribusi tersebut langsung masuk Bank Jateng.

TRENDING :  ANGKA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KUDUS ALAMI PENINGKATAN

Dikatakan Sudiharti, e-Retribusi dalam pelaksanaanya, akan memilah, antara retribusi sampah dengan retribusi sewa kios dan retribusi sewa los. Bila nanti diujicobakan, akan dilaksanakan di satu blok terlebih dahulu. Setelah itu dilakukan evaluasi sebelum dilaksanakan diseluruh blok di pasar kliwon.

TRENDING :  Bank Indonesia Alihkan Perkreditan ke OJK

Hal itu dilakukan supaya bisa meredam penyalahgunaan uang retribusi dan meningkatkan kedisiplinan pembayaran retribusi. “Selain itu, dengan e-Retribusi, petugas juga tidak perlu lagi berurusan dengan uang sehingga transaksinya disetorkan langsung ke kas daerah melalui lembaga perbankan terkait,” ungkpanya (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :