Kecolongan Dimenit Awal, Persijap Kalah di Pekalongan

by

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Hasil buruk kembali dialami Persijap Jepara saat menjalani laga ke empat kompetisi Liga 2 grup 3 melawan Persip Pekalongan, Kamis (11/5/2017). Mengusung target bisa meraih kemenangan, tim laskar Kalinyamat justru harus pulang dengan tangan kosong usai ditundukkan tuan rumah dengan skor 1-0. Dengan hasil ini, Persijap kini masih mengantongi nilai enam hasil dari dua kali kemenangan di dua laga awal.

Bermain di Stadion Jendral Hoegeng Pekalongan, Persijap justru kebobolan pada menit ke 6, melalui gol yang dicetak pemain tuan rumah Miftakhul Ulum. Persijap memulai pertandingan dengan kurang meyakinkan dan tidak bisa mengembangkan permainannya. Faktor lapangan yang kurang bagus dan bergelombang menjadi salah satu kendala anak asuh Fernando Sales kesulitan mengembangkan permainannya.

Babak kedua, Persijap mulai menambah daya gedor dengan memasukkan Rendi Reovaldo menggantikan Putut Ragil Widodo pada menit 47. Sedangkan pada menit 54 Syarif Wijianto masuk menggantikan Faumi Shahreza, perlahan namun pasti permainan Persijap mulai berkembang. Pada menit 65, Adit Wafa dimasukkan untuk menggantikan Gipsi, Persijap semakin menguasai pertandingan, namun sampai peluit babak kedua berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk tuan rumah Persip Pekalongan.

Menanggapi hasil ini, Asisten Pelatih Persijap Muhammad Yusuf mengatakan, hasil akhir memang tidak bagus, tapi semangat bertanding, kerja keras pemain patut diapresiasi. “Kita sebenarnya bisa menguasai permainan, namun kurang beruntung saja dengan kecolongan menit – menit awal.  Kualitas permukaan lapangan yang kurang bagus ikut menghambat permainan Persijap. Untuk evaluasi akan di maksimalkan komunikasi terutama lini belakang,” kata Yusuf saat dihubungi.

Senada dengan Muhammad Yusuf, Pelatih Persijap  Fernando Sales juga mengeluhkan kondisi lapangan. “Ini adalah hasil yang buruk, kami bermain sudah bagus dengan pola 3-5-2, kami waspadai umpan panjang pemain Persip, Coyo dan Samuel, kami coba meredam tapi dilapangan lain ceritanya, mereka yang menang,” ujarnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :