Kedua Siswa SMKN 2 Kudus Peroleh Medali Emas Dalam Lomba KIR

oleh

Kudus, isknews.com – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan Lomba Karya Ilmiah bidang Sumber Daya Air di Jakarta. Siswa SMKN 2 Kudus Siti Rukayah (17) dan Ahmad Taufiq (16) mendulang prestasi di event tersebut.

Kedua siswa SMKN 2 Kudus menggondol medali emas dalam Lomba Karya Ilmiah bidang Sumber Daya Air dengan judul penelitian ” Faldem plus daur ulang air limbah detergen dan minyak serta menjadi listrik.”

Ahmad Taufiq yang bapaknya jualan kojek di Soco, Dawe dan Siti Rukayah yang bapaknya adalah seorang buruh tani di Klaling, Jekulo tergabung dalam tim KIR SMK N 2 Kudus mulai mengadakan penelitian tiga bulan yang lalu di saat teman temannya liburan sekolah. Dengan kerja keras mereka berdua membuahkan hasil ketika karya mereka akhirnya berhasil menyisihkan 437 karya ilmiah dari seluruh Indonesia dan masuk 10 besar karya terbaik dan harus mempresentasikan di hadapan juri pada hari air dunia XXV 2017 di kementrian PUPR Jakarta Rabu (26/4) hingga Sabtu (28/4).

TRENDING :  Darul Arqom Purna Studi, Pembekalan Jelang Kelulusan Mahasiswa Stikes Muhammadiyah Kudus

Dengan keprihatinan mereka berdua saat melihat limbah rumah tangga dan bengkel yang bercampur detergen dan minyak dibuang tanpa adanya penanganan membuat kedua siswa ini tergerak untuk membuat alat untuk memfilter air dari detergen dan minyak sehingga dapat digunakan lagi untuk nonkomsumsi seperti untuk cuci.

Menurut Siti Rukayah, ” awalnya kami nervous, namun kami berhasil membuktikan di depan pakar air bahwa prototype kami benar benar teruji,” katanya.

TRENDING :  Orangtua Murid KB/TK At-Tazkya Ikuti Kajian Pentingnya Parenting

Sedangkan cara kerja alat ini mempunyai 4 tabung bloker oli. Setelah diendapkan, air yang mengandung oli dan detergen ini mengalir ke input tabung bloker oli yang dipasang membentuk bejana yang di dalamnya ada corong terbalik untuk memerangkap minyak. Ketika air penuh, minyak akan naik ke corong karena massa jenis minyak lebih kecil dari air. Minyak itu akan mengalir ke pipa kecil dan keluar melalui kran menuju penampungan minyak.

Dan selanjutnya air yang masih mengandung detergen dengan indikator terdapat buih ini mengalir melalui box volta yang terdiri dari 3 bagian dan disaring dengan menggunakan arang aktif untuk menghilangkan buih dan juga sebagai kutup + (pada bagian ke 2) sedangkan sebagai kutup – adalah seng yang dipasang pada bagian ke 3. Terakhir air mengalir ke filter horizontal yang diberi spon, batu ziolit , arang aktif dan pasir filter sehingga air yang keluar sudah cukup bersih.

TRENDING :  Satu Jemaah Calon Haji Asal Kudus Wafat di Makkah

Sementara itu Kepala sekolah Harto Sundoyo M.pd mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi anak didiknya.

” Terbukti anak anak dari keluarga sederhana ini berhasil meraih prestasi sehingga membawa berkah bagi keluarga dan sekolah.”

Lanjutnya, ” walau sekolah kita ndeso, saya mendorong terus tercipta prestasi di sekolah ini dengan memfasilitasinya. Selain hadiah 10 juta dari sekolah dan Gubernur Jawa Tengah memberikan tambahan bonus untuk prestasi yang dihasilkan sehingga akan merangsang prestasi berikutnya” imbuhnya. (Wh)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*