Kekosongan Jabatan Camat Bae Dan Mejobo, Pemilihan Camat Ditentukan Oleh Evaluasi Tim Kinerja PNS

by

KUDUS, isknews.com – Pengisian jabatan camat, harus melalui mekanisme yang diatur dalam ketentuan atau perundang-undangan yang berlaku, serta melalui hasil evaluasi tim kinerja pegawai negeri sipil (PNS). “Untuk latar belakang pendidikan, minimal harus S-1 Sarjana Pemerintahan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kudus, Joko Triyono, saat dihubungi isknews.com, Selasa (26/7), di ruang kerjanya.

Di Kabupaten Kudus, sekarang ini, terdapat sembilan kecamatan, dua diantaranya, yakni Kecamatan Bae dan Kecamatan Mejobo, sedang mengalami kekosongan jabatan Camat. Untuk menjalankan pemerintahan, diangkatlah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di dua kecamatan tersebut.

Menurut Triyono, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan, pasal 224, persyaratan untuk pengisian jabatan camat, selain pendidikan minimal harus S-1 Sarjana Pemerintahan, persyaratan lainnya adalah, menguasai pengetahuan teknis pemerintahan, serta memenuhi persyaratan kepegawaian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk bisa memperoleh figur seperti yang dipersyaratkan sebagaimana disebutkan di atas, tidak melalui perekrutan, melainkan melalui hasil evaluasi tim kinerja pegawai negeri sipil (PNS).” Tim yang bertugas mengevaluasi itu, ungkapnya lanjut, diketuai Asisten Administrasi Sekda, dibantu anggota yang terdiri atas, Asisten Pemerintahan Sekda, Kepala BKD dan Kepala BPPKD.

KOMENTAR SEDULUR ISK :