Kekosongan Pengurus Dan Minim Sarpras TPS Mangkrak

oleh
Sarpras Tempat Pengolahan Sampah Desa Panjunan Pati dibiarkan rusak dan mangkrak. (ivan nugraha) Kekosongan Pengurus dan Minim Sarpras TPS Panjunan Mangkrak

Pati,ISKNEWS.COM – Kekosongan pengurus dan kurangnya sarana pengangkut dari rumah warga ke lokasi pengolahan, menjadi alasan berhentinya operasional tempat pengolahan sampah (TPS) Desa Panjunan Pati. Menurut penuturan Kepala Desa setempat, Nyoman, TPS tersebut berhenti oprasional sejak 2017.

Kekosongan pengurus sejak 2017 lalu membuat pengolahan terhenti. Satu pengurus kelola sampah meninggal dunia dan yang satunya lagi masih sakit hingga sekarang.

Padahal keberadaan tempat pengolahan sampah itu cukup bermanfaat bagi warga sekitar. Pasalnya di tempat tersebut terdapat alat berat pengolah sampah menjadi pupuk. Dan hasil itu bisa langsung dipakai warga.

TRENDING :  Sosialisasi Relawan Jokowi Sembari Bagi Takjil

“Dulu sesudah 2013 itu aktif. Pupuk bisa langsung saya pakai,” terang Kades Nyoman, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Alasan lain yang menyebabkan vakumnya TPS tersebut karena kendala alat pengangkut sampah dari rumah warga. Nyoman juga membenarkan adanya satu unit motor pengangkut sampah yang dibiarkan rusak di pinggir jalan. Padahal kendaraan tersebut adalah bantuan dari DLH dan masih terpasang nopol warna merah.

TRENDING :  Sabhara Pati Sambangi Sekolahan Terpencil

“Dulu ada dua motor roda tiga. Yang satu rusak, satu saya taruh di lumbung. Mau dibawa ke balai desa tidak ada yang mau. Ya terpaksa ditaruh pinggir jalan dengan plat nomor merah yang masih terpasang,” jelasnya.

TRENDING :  Pemberantasan Pungli di Kudus Digencarkan

Meski demikian, Nyoman berharap TPS itu akan kembali difungsikan. Ia mengatakan jika dalam waktu dekat akan turun bantuan motor roda tiga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam waktu dekat kami akan mendapat bantuan motor sejenis dari dinas. Bantuan itu masuk dalam program kota tanpa kumuh (kotaku-red). Jadi harapan kami ya TPS bisa kami fungsikan kembali,” pungkasnya. (IN/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :