Kelola Sampah Bisa Gunakan Anggaran Dana Desa

oleh
Kabupaten Pati ISKNEWS.COM
Foto: Bupati Pati, Haryanto membersihkan area TPI Banyutowo, Dukuhseti dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Jum'at (09-03-2018) kemarin. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Setiap desa harus bisa memaksimalkan pengelolaan sampah, desa juga diberi kesempatan menganggarkan dengan menggunakan dana desa untuk pengelolaan sampah, demikian disampaikan Bupati Pati, Haryanto saat ditemui, Sabtu (10-03-2018).

Sesuai Surat Edaran Perdes tentang Pengelolaan Sampah yang diterbitkan sejak tahun 2017, imbuh Haryanto, pengelolaan sampah pada tiap desa di Kabupaten Pati harus maksimal. Semua tentang penglolaan sampah, pengangkutan dan lainnya bisa dianggarkan dengan menggunakan dana desa.

“Pengelolaan sampah bisa dianggarkan dengan dana desa. Kan semua itu sudah ada juknisnya dalam Perdes Pengelolaan Sampah. Saya ingin semua desa dan kelurahan di Pati menganggarkan Dana Desa untuk mengelola sampah,” papar Haryanto.

TRENDING :  Petani Karangrowo Berharap Pemerintah Supaya Memberi Bantuan Korban Banjir.

Menurutnya, Perdes yang mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati nomor 7/2010 tersebut, bertujuan untuk menciptakan lingkungan bersih, bebas sampah, dan sehat di Bumi Mina Tani.

TRENDING :  Listrik Padam selama di desa Tompe Kecamatan Sukolilo Dipertanyakan Warga

“Di dalamnya memuat aturan hingga sanksi. Apabila ada yang membuang sampah dan tak mengelola sampah dengan baik, bisa dikenai sanksi denda atau dipenjara maksimal enam bulan,” ujar Bupati dua periode tersebut.

TRENDING :  Haryanto Tekankan Penggunaan Dana Desa Sesuai Skala Prioritas, Bukan Atas Kemauan Pribadi

Jika desa sudah mengelola sampah dengan baik, lanjutnya, nanti tidak akan ada permasalahan sampah lagi. Pasalnya, sampah justru disenangi karena ada nilai ekonomis dan manfaat. Salah satunya pengelolaan sampah yang didaur ulang, mulai dari sampah kertas dan plastik, yang bisa menjadi produk laku jual. (IN/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :