Kelompok Bahan Makanan Sumbang Inflasi 1,84 Persen

by

Kudus, ISKNEWS.COM – Kelompok bahan makanan pada Mei 2017 mengalami inflasi 1,84 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 152,04 pada April 2017 menjadi 154,83 pada Mei 2017. Kepala Badan Pusat Statistik Kudus Sapto Harjuli Wahyu menyampaikan, dari 11 subkelompok yang ada, delapan di antaranya mengalami inflasi, dan tiga subkelompok lainnya mengalami deflasi.

TRENDING :  Kelompok Bahan Makanan Penyumbang Tertinggi Deflasi Maret 2016 Di Kudus

Dijelaskannya, subkelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah ikan diawetkan sebesar 5,75 persen dan subkelompok yang mengalami inflasi terendah adalah bahan makanan lainnya sebesar 0,47 persen.

“Sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi adalah ikan segar 0,73 persen, sayur-sayuran 0,17 persen, dan bumbu-bumbuan 0,25 persen,” terangnya.

Sapto menambahkan, kelompok bahan makanan pada Mei 2017 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,46 persen, sekaligus merupakan penyumbang inflasi terbesar bulan ini.

TRENDING :  Kuota Ditambah, Stok Elpiji 3 Kg Dijamin Aman Selama Lebaran

Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain, telur ayam ras, bawang putih, beras, mie kering instant, daging ayam kampung, daging ayam ras, daging sapi, rampela hati ayam, cumi-cumi, ikan kembung rebus, ikan panggang/mangut.

TRENDING :  Inflasi Di Kudus Naik 0,80 Persen, Tertinggi Di Jawa Tengah
KOMENTAR SEDULUR ISK :