Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar Sumbang Inflasi 0,01 Persen

Kudus, ISKNEWS.COM – Kelompok perumahan pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 120,67 pada November 2016 menjadi 120,71 pada Desember 2016.

(ISKNEWS.COM)

Dari empat subkelompok yang ada, tiga diantaranya mengalami inflasi yaitu subkelompok biaya tempat tinggal 0,03 persen; bahan bakar, penerangan dan air 0,06 persen; dan penyelenggaraan rumah tangga 0,93 persen.

Sedangkan subkelompok perlengkapan rumah tangga mengalami deflasi sebesar 1,28 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah semen, tarif listrik, pengharum/pelembut cucian, sabun cair/cuci piring, dan sabun detergen bubuk.

Sedangkan komoditas yang dominan menyumbang deflasi adalah AC, kulkas, dan mesin cuci. Secara keseluruhan kelompok ini memberi andil inflasi Desember sebesar 0,01 persen.

Seperti diberitakan sebelumnya, kenaikan harga beberapa kelompok pengeluaran pada bulan Desember 2016, menyebabkan inflasi di Kudus sebesar 0,30 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 131,20. Lebih rendah bila dibandingkan bulan November 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,67 persen dengan IHK 130,81.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus Sapto Harjuli Wahyu saat melakukan pers rilis, Rabu (04/01/2017) menerangkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran.

Kelompok bahan makanan 0,85 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,16 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,03 persen.

Selanjutnya kelompok kesehatan 0,48 persen, dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa 0,67 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok sandang 0,80 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,46 persen.

”Lima besar kelompok penyumbang inflasi terjadi pada telur ayam ras, beras, cabai rawit, bensin dan melon. Sementara lima besar penyumbang deflasi yakni bawang merah, emas perhiasan, laptop, AC, dan TV berwarna,” katanya. (MK)

Facebook Comments