Keluarga Segitiga Teater Kudus Pentaskan Drama Berbahasa Jawa Kudusan

by
isknews
Kudus,isknews.com – Memasuki usia yang ke-9 tahun, Keluarga Segitiga Teater (Keset) Kudus, kembali akan pentaskan naskah berbahasa Jawa, pada Sabtu (23/04), di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK). Tak seperti pada pentas-pentas sebelumnya, kali ini naskah yang diangkat ke atas panggung adalah karya awak Keset sendiri.
TRENDING :  Pemkab Kudus "Nguri-Uri" Budaya di Setiap Kecamatan, Berikut Jadwal Pentasnya
A isknews
Pentas ke-10 Kelauarga Segitiga Teater mengangkat lakon “Malam Jahanam” naskah karya Motinggo Bosje, di auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) 2013                                                                

Menurut ketua Keset, Zaki Yamani, naskah berjudul “Sebrang Mbalangan” yang ditulis dan disutradari oleh Buseng Edi Purnama ini,  mengambil tema tentang kehidupan sosial di kampung Mbalangan Kudus. Sebuah kampung yang berada di tepian sungai Gelis dan dianggap mewakili realitas kehidupan “uwong cilik”.

“Tak hanya itu, kampung ini juga seperti lokasi teropong untuk melihat salah satu titik awal peradaban kota Kudus. Karena dari situ terlihat jelas pasar mbalangan yang konon dibangun Sunan Kudus sebagai pusat ekonomi waktu itu, atau rumah kembar yang merupakan representasi awal berdirinya industri kretek di Kudus,” lanjut lelaki yang biasa dipanggil Paejan ini.

TRENDING :  Satlantas Polres Kudus Juara 1 Safety Riding Day Tingkat Polda Jateng

KOMENTAR SEDULUR ISK :