Kembali, Persijap Kalah di Kandang

Kembali, Persijap Kalah di Kandang

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Persijap Jepara kembali menelan pil usai dikalahkan 0-1 oleh tamunya PSS Sleman  di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Rabu (17/5/2017) malam. Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Jodi Kustiawan di menit 67. Ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun yang diderita oleh tim kebanggaan warga Jepara ini. Sebelumnya, laskar Kalinyamat juga kalah dari Persip Pekalongan dan Persibangga Purbalingga.

Di depan ribuan pendukungnya, Persijap Jepara mengawali pertandingan dengan tidak meyakinkan. Pemain Persijap justru banyak melakukan salah umpan. Tanda-tanda kekalahan sudah terlihat saat tim tamu mendapatkan hadiah penalti di menit 13.

TRENDING :  Semakin Seru I Love Street Soccer Kali Ini…

Hadiah penalti diberikan oleh wasit Roissudin lantaran pemain depan PSS Sleman dilanggar oleh pemain Persijap di kotak terlarang. Sayang Rosy Noprihanis yang ditunjuk sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya. Tendangan pemain bernomor punggung 7 itu berhasil ditepis penjaga gawang Persijap Amirul Kurniawan. Hingga babak pertama berakhir kedudukan masih sama kuat untuk kedua kesebelasan.

Memasuki interval kedua, tuan rumah berusaha meningkatkan tekanan ke tim berjuluk elang Jawa. Hasilnya, di menit 47 pemain Persijap Lucky Oktavianti mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas dari luar kota penalti. Tendangan pemain belakang itu berhasil ditepis oleh penjaga gawang PSS Sleman Syahrul Trisna.

TRENDING :  Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Lebaran Digelar

Di masukannya Adit Wafa dan Ragil Putut juga tidak berdampak banyak. Justru semenit setelah masuknya Adit Wafa, Persijap justru kebobolan melalui gol yang dicetak Jodi Kustiawan memanfaatkan umpan sepak pojok di sisi kanan pertahanan Persijap Jepara. Selepas gol itu, tim tamu justru yang banyak mendapatkan peluang untuk memperlebar jarak. Akhirnya hingga peluit akhir dibunyikan Persijap kalah 0-1 dari PSS Sleman.

Asisten Pelatih Persijap Jepara M Yusuf usai pertandingan menyayangkan buruknya kepemimpinan wasit Roissudin. Menurut Yusuf, banyak keputusan yang dibuat wasit yang merugikan timnya. “Tim PSS merupakan tim yang tangguh, namun terlepas dari itu kepemimpinan wasit banyak yang merugikan,” kata Yusuf usai pertandingan.

TRENDING :  Kapolres dan Pejabat Pemkab Jepara Tabur Bunga di TMP Giri Dharma

Pelatih PSS Sleman Fredy Muli mengatakan, tim Persijap cukup bisa mengimbangi timnya. Menurutnya pressing ketat yang diperagakan pemain Persijap ke pemainnya tidak berjalan baik, lantaran sudah diantisipasi.

Sementara itu, dipertandingan ini juga diwarnai insiden terjatuhnya pemain PSS Sleman Tedi dipenghujung pertandingan. Tedi yang berposisi sebagai bek berniat menyapu bola dengan tendangan salto justru salah tumpuan saat jatuh. Akibatnya Tedi harus mendapatkan perawatan dan dilarikan ke rumah sakit. Di penghujung pertandingan juga sempat terjadi bentrok dengan saling lempar botol air mineral diantara dua suporter. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*