Kembangkan Potensi dan Karakter, Ratusan Madin di Kudus Meriahkan PORSADIN 2018

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pekan Olah Raga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat kabupaten Kudus kembali bergulir. Kecamatan Jati menjadi tuan rumah tahun ini, setelah Kecamatan Undaan dan Kaliwungu. Ajang tersebut berlangsung Rabu (26/12/2018).

Ketua DPC-Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Nurhadi menuturkan, PORSADIN tahun ini diikuti masing-masing 24 perwakilan dari 250 diniyah yang ada di Kudus. Mereka adalah para juara pada event PORSADIN di tingkat Kecamatan.

Menurut Nurhadi, PORSADIN Tingkat Kabupaten Kudus bertujuan menggali dan mengembangkan potensi Madrasah Diniyah Takmiliyah, dalam kerangka memperkokoh eksistensinya di Masyarakat. “Tujuan lain adalah memperkokoh jalinan silaturahim antar Diniyah Takmiliyah dan memperkuat basis diniyah di masyarakat,” tuturnya kepada wartawan.

TRENDING :  Ratusan Hektare Tanaman Padi Usia Panen Terendam Banjir

PORSADIN Tingkat Kabupaten Kudus tahun 2018 ini mengangkat tema “Dengan madrasah diniyyah kita wujudkan kudus kita Santri”. Madrasah Diniyah Takmiliyah adalah tempat terbaik untuk membangun pendidikan karakter,” kata Nurhadi.

Cabang yang diperlombakan ada 2, yakni bidang akademik dan non akademik. Untuk bidang akademik terdiri dari MQK, MTQ, tahfidz juz amma, Murottal wal imla’, Cerdas Cermat Diniyyah. “Sedangkan untuk bidang non akademik meliputi lomba Kaligrafi, Pidato bahasa arab, Pidato Indonesia, Puisi islami, Bulu tangkis, tenis meja dan lari 60 meter,” jelasnya.

TRENDING :  KNCI Kudus Gelar Aksi Tolak Pembatasan Registrasi Kartu Prabayar 1 NIK 3 SIMCARD

Kegiatan Porsadin sangat bermanfaat guna untuk mengembangkan potensi diri dan semoga prestasi kontingen dari sini, lebih bisa ditingkatkan lagi ke jenjang berikutnya, baik tingkat jawa tengah bahkan Nasional.

Juara PORSDADIN Kudus nantinya akan dilombakan ke tingkat provinsi Jateng pada bulan Juli 2019 di Kabupaten Demak dan tingkat Nasional pada bulan Agustus 2019 di Bangka belitung.

Harapanya, kata Nurhadi dengan sekolah sekolah madrasah diniyyah kita wujudkan Kota Kudus kita kota yang Santri dan Santri adalah penerus bangsa. “Masyarakat akan lebih yakin dan percaya dengan madrasah diniyyah, dikarenakan santri diniyyah tidak hanya mendapat pelajaran agama, tapi ada yang lainnya seperti halnya olahraga, kesenian dan pendidikan karakter,” ujarnya.

TRENDING :  Awas Tertipu Grup ISK Palsu!

Nurhadi berharap, Mudah mudahan bisa menata mental, lahir dan batin jangan sampai ada rasa minder dengan lawan, menang kalah sudah biasa, karena disamping dengan tujuan untuk pertandingan juga dalam rangka mencari persahabatan.

“Lembaga keagamaan madrasah diniyah untuk generasi muda yang lebih baik dan pesan saya adik adik semua yang ikut didalam Porsadin kali ini tetap bersemangat dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya. (AJ/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :