Kemendikbud Dorong SMK Negeri Menjadi BLUD

oleh
Kemendikbud Dorong SMK Negeri Menjadi BLUD
Foto: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, saat dihadapan awak media usai membuka bimbingan teknis Bantuan Teaching Factory yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan SMK, di Hotel Griptha Kudus, Jawa Tengah, Kamis (28/6/2018) lalu. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, mendorong agar SMK Negeri dengan teaching factory dapat menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan SMK yang berstatus BLUD tersebut harus menjalin kemitraan erat dengan industri atau jasa.

“Kurikulumnya bisa ditentukan dengan perusahaan yang diajak sebagai mitra, hingga sebesar 60 persen,” ujarnya usai membuka bimbingan teknis Bantuan Teaching Factory yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan SMK, di Hotel Griptha Kudus, Jawa Tengah, Kamis (28/6/2018) lalu.

TRENDING :  60 Kontingen Kudus Siap Ikuti Pesta Siaga Korwil Pati di Blora

Selama ini, menurut Muhadjir, cukup banyak SMK dengan teaching factory yang cukup maju beroperasi layaknya industri. Agar pemasukan yang didapatkan dari penjualan hasil produksi teaching factory tidak dikategorikan sebagai penyimpangan pengelolaan keuangan maka perlu mendorong SMK dengan teaching factory menjadi BULD.

TRENDING :  Tak Lagi Jadi Patokan Kululusan, Siswa Tetap Serius Kerjakan UN

“Mudah-mudahan tahun ini peraturan menteri tentang pembentukan BLUD bagi SMK negeri sudah selesai dibuat,” kata Muhadjir dihadapan awak media.

Dengan dikelolanya SMK oleh pemerintah provinsi, Mendikbud berharap peraturan menteri yang segera diterbitkan terkait pembentukan BLUD dapat ditindaklanjuti dengan peraturan gubernur. Diyakini Mendikbud, proses pembelajaran teaching factory dapat mendorong produktivitas baik siswa, guru, maupun sekolah secara keseluruhan karena saling berlomba menghadirkan produk/layanan unggulan masing-masing. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :