Kena Sanksi Berat, Satu ASN Dilorot Jabatan

by
isknews
Foto: Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan BKPP Pati, Abdul Kharis saat ditemui di ruangannya. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati terus menegakkan peraturan yang berlaku kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja pada 2018 ini.

Tak main-main, tercatat seorang ASN harus tersenyum kecut karena harus mengalami penurunan satu pangkat. Mengingat, dia tidak masuk kerja tanpa izin lebih dari 21 hari. Ihwal tersebut diungkapkan Kepala BKPP Pati, Jumani melalui Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan, Abdul Kharis.

“Januari-Maret ini sudah ada seorang ASN yang tidak masuk lebih dari 25 hari dan mendapatkan sanksi berat. Sesuai dengan aturan UU 5/2014 dan PP 53/2010 tentang Peraturan Disiplin PNS, kami memberikan sanksi berupa penurunan pangkat,” terangnya.

TRENDING :  Lomba Desa Icon Wrekudara Undaan Lor Diresmikan Bupati Kudus Pagi Tadi

Selain sanksi berat seperti penurunan pangkat, lanjut Kharis, paling banyak pelanggaran yang dilakukan para ASN berimbas pada sanksi ringan, misalnya teguran lisan, tertulis serta pernyataan tidak puas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pati.

TRENDING :  Dijebol Tanah Lonsor Rumah Warga Plukaran Rusak Parah

“Bagi ASN yang tidak masuk mendapatkan sanksi sesuai dengan jumlah hari yang diakumulasikan. ASN yang tidak masuk selama lima hari mendapatkan teguran lisan. Sedangkan yang tidak masuk hingga 10 hari mendapatkan teguran tulisan, dan jika tidak masuk sebanyak 15 kali mendapatkan pernyataan tidak puas secara tertulis,” bebernya.

TRENDING :  Pekan Kedua Ramadhan, Posko Pengaduan THR Dibuka

KOMENTAR SEDULUR ISK :