Kenaikan Harga Sembako Picu Tingginya Inflasi

Kenaikan Harga Sembako Picu Tingginya Inflasi

Kudus, ISKNEWS.COM – Perkembangan harga berbagai komoditas pada November 2016 secara umum mengalami kenaikan. Hal itu memicu terjadinya inflasi sebesar 0,67 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 130,81. Jauh lebih tinggi jika dibanding bulan Oktober 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,19 persen dengan IHK 129,94.

Inflasi kudus
(ISKNEWS/YULIADI MUHAMMAD)

Kenaikan bawang merah, cabai rawit, pasir, cabai merah, beras, dan rokok kretek menjadi pemicu utama terjadinya inflasi di Kudus pada bulan November 2016. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus pada November 2016, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran.

cymera_20161219_061755

Di antaranya yaitu, kelompok bahan makanan 2,09 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,32 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,33 persen.

BACA JUGA :  Kelompok Bahan Makanan Alami Inflasi 0,70 Persen

Kelompok kesehatan 0,16 persen; dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa 0,22 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok sandang 0,02 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,13 persen.

cymera_20161219_061733

Kelompok komoditas yang memberikan andil atau sumbangan inflasi pada November 2016 adalah kelompok bahan makanan 0,51 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, & bahan bakar sebesar 0,07 persen; kelompok kesehatan 0,01 persen; dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.

Sementara itu, kelompok komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi adalah kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,01 persen.(MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

102 Responses to "Kenaikan Harga Sembako Picu Tingginya Inflasi"

Comments are closed.