Kepala Desa Diminta Sisihkan Dana Desa Untuk Bidang Kesehatan

Kepala Desa Diminta Sisihkan Dana Desa Untuk Bidang Kesehatan

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya melakukan pengentasan kemiskinan kepada masyarakatnya. Selain pembangunan ekonomi, pemberian fasilitas kesehatan yang memadai harus dilakukan pemerintah agar masyarakatnya sehat.

Untuk itulah, digelar sosialisasi penggunaan dana desa bidang kesehatan di Hall Kopi Banaran Kudus, Senin (10/4/2017).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri sekira 50 tamu undangan, diantaranya kepala dinas kesehatan Kudus yang diwakili oleh sekdin Kesehatan, kabid pengendalian penyakit, kabid pelayanan kesehatan, kabid promosi pemberdayaan, PKK pokjampat, pendamping IDI, perwakilan puskesmas, dan dari pemerintah Desa.

Sekdin, Dinas Kesehatan Kudus, Rudi, saat sosialisasi Dana Desa Bidang Kesehatan, mengatakan bahwa melimpahnya kucuran dana untuk desa dari pemerintah pusat, pemkab meminta kepada desa juga mengalokasikan Dana Desa untuk pembangunan kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan

BACA JUGA :  Simak, Tips Tangkal Investasi Bodong

“Pembangunannya jangan hanya infrastruktur saja, pembangunan kesehatan pun penting dilakukan oleh desa,” kata Rudi

Rudi mengatakan, dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa juga diamanatkan bahwa Dana Desa dapat diperuntukkan untuk bidang kesehatan. Menurutnya, selama ini masih sedikit desa yang telah mengalokasikan untuk bidang kesehatan. Banyak diantara mereka juga masih kebingungan tentang cara pengalokasiannya.

“Kita ingin menyamakan persepsi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kudus tentang pengalokasian Dana Desa untuk bidang kesehatan,” ujarnya.

Rudi berharap, seluruh desa di Kabupaten Kudus dapat mengalokasikan Dana Desa untuk bidang kesehatan. Namun demikian, ia tidak menentukan berapa persen alokasi bidang kesehatan dari dana desa oleh masing-masing desa.

BACA JUGA :  Pemkab dan Sekdes Berseberangan

“Belum ada patokan berapa jumlahnya. Disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah desanya masing-masing,” pungkasnya. (AJ/isknews.com)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*