Kepala Pasar Trangkil Bantah Tuduhan Intimidasi Para Pedagang

Kepala Pasar Trangkil Bantah Tuduhan Intimidasi Para Pedagang

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Adanya isu ancaman bahwa pasar trangkil akan dibakar oleh petugas pasar ternyata tidak benar, demikian bantahan kepala pasar trangkil Setiyono kamis,(01/09) saat ditemui di ruang kerjanya.

Isu tersebut mulai mengemuka ketika salah satu media pati merilis berita yang berjudul “ngeri, pasar trangki diancam di bakar” didalam rilisanya juga menyebutkan apabila mereka tidak mau pindah sampai pada tanggal 18 agustus 2016, maka lapaknya akan digusur, tidak hanya itu jika semua pedagang tidak pindah, mereka diancam, pasar akan dibakar.

Kepala pasar trangkil Setiyono membantah keras adanya berita yang ditulis pada salah satu media pati tersebut, Setiyono menjelaskan “sekali lagi saya tegaskan, tidak ada satupun pegawai pasar trangkil yang melakukan intimidasi apalagi mengancam kepada pedagang, terkait dengan relokasi sementara itu benar, karena pasar mau di revitalisasi, namun sebelum pasar direvitalisasi seluruh pedagang sudah mendapatkan sosialisasi, pada saat sosialisasipun para pedagang sampai hari ini tidak ada satupun yang merasa keberatan, mereka senang karena pasar yang dulunya kumuh, kalau hujan banjir dan bau serta atap yang terlalu pendek akan lebih baik dan nyaman sehingga nantinya para konsumen betah belanja.”

BACA JUGA :  Pangdam IV Diponegoro Tinjau Kesiapan Kodim 0718 Jelang Pilkada Pati

Hal yang sama juga disampaikan oleh beberapa pedagang salah satunya bernama Sholehah, saat ditanya terkait isu tersebut Sholehah menjawab” isu mau dibakar itu tidak benar mas, sebelum dibangun saya sudah diberitahu oleh petugas bahwa pasarnya akan diperbaiki, aku ora kabotan mas lha pasare mengko dadi apik kok (saya tidak keberatan mas, nantinya pasar itu kan lebih baik.”

kemudian pedagang buah Winarsih juga jawabanya hampir sama saat diwawancari awak media, “mboten wonten paksaan dikenken pindah jih pindah, masalahe pekenne ajeng dibangun kan luwih sae (tidak ada paksaan disuruh pindah sementara selama pasar dibangun ya pindah, pasarnya dibangun nantinya kan lebih baik),” jelas Winarsih.

BACA JUGA :  Hujan Deras Disertai Angin Kencang Akibatkan Genangan Air Dan Tiga Pohon Tumbang

Revitalisasi pasar dengan biaya sekitar 2,5 milyar ini bertujuan agar kondisi fisik pasar lebih baik. dan dalam pelaksanaan proyek yang memakai anggaran APBD 2016 ini, ditargetkan selesai 10 desember 2016 mendatang.

Setelah revitalisasi rencana akan menampung dua ratusan pedagang lebih yang akan mengngisi dibeberapa kios dan los. (Swn)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post