Keren, VW Karmann Ghia Ini Terbuat Dari Kayu Jati

oleh
ISKNEWS.COM
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sepintas, VW hasil modifikasi pengusaha meubel Jepara ini, mirip dengan aslinya yaitu VW Karmann Ghia yang diproduksi pada tahun 1964. Hanya saja, bodi mobil itu, berbahan kayu jati tua yang dilengkapi dengan mesin. Pemilik mobil tak lain adalah Al Sadat (39) warga RT 03 RW 05 Desa Ngabul Kecamatan Tahunan yang merupakan penggila mobil jenis Volkswagen.
 
Untuk dapat membuat mobil berbahan kayu jati ini, kata Sadat, membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Itupun harus dikebut siang malam oleh empat pekerjanya. Mobil modifikasi kayu ini, sengaja dibuat untuk diikutkan dalam kompetisi Jogja Volkswagen Festival (JVWF) pada 17 s/d 19 November 2017. Ini merupakan Even besar dua tahunan bagi para pecinta mobil Volkswagen di tanah air. “Tiap dua tahun ada lomba mobil VW. Sebagai orang Jepara, kami memodifikasi mobil ini sedemikian rupa dengan berbahan kayu,” ujarnya, Selasa (31/07/2017).
 
ISKNEWS.COM
Foto: VW Karmann Ghia Ini Terbuat Dari Kayu Jati. (Dok. Isknews.com)
Awalnya, Sadat mengaku cukup kesulitan menyelaraskan mobil buatannya, dengan mobil versi asli Karmann Ghia. Namun, berkat kerja keras para tukang kayu dan tukang lasnya, mobil itupun akhirnya jadi lengkap dengan mesin. “Harus ada keselarasan, antara tukang kayu dan tukang las. Termasuk mekanik VW,” katanya.

Disinggung soal modal yang dibutuhkan untuk membuat mobil tersebut, Sadat mengaku menghabiskan dana sekitar hampir seratus juta. Termasuk mesin Volkswagen asli, kayu jati tua, serta berbagai bagian mobil lainnya. Bahkan, beberapa item kendaraan harus di impor dari luar negeri. “Seperti lampu belakang ini, di sini tidak ada yang jual harus beli ke luar Negeri,” paparnya.
 
Sebelum membuat Karmani Ghia ini, Sadat juga pernah memodifikasi bodi VW jenis Safari dengan balutan kayu jati penuh. Hasilnya, mobil tersebut berhasil menyabet best modification heavy dan VW people choice di JVWF tahun 2015 lalu. Selain itu, juga mendapatkan penghargaan dari majalah VW dari Jepang dan Ukraina. Kini mobil tersebut, sudah berpindah tangan dan terjual Rp. 150 juta. Sadat mengaku, jika memang ada kolektor VW yang berminat lagi untuk membeli mobil koleksinya tersebut, Ia menawarkan harga sekitar Rp. 200 juta. “Kalo yang membeli dari Indoensia sendiri, bisa dibawah harga itu,” pungkasnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Jepara Jadi Laboratorium Percontohan BPD