Kerjasama Sinergi Lintas Sektoral Sukseskan Progam PISPK di Kudus

oleh
Loka Karya yang digelar oleh UPT Puskesmas Dawe di Balai Desa Margorejo pada Rabu (10-10-2018). (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kerjasama sinergi lintas sektoral menjadi cara terbaik untuk mensukseskan Progam Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Kabupaten Kudus. Dengan kerjasama sinergi, permasalahan yang ada dapat segera dengan tuntas dan target PIS-PK dapat segera dicapai, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala UPT Puskesmas Dawe, Darsono dalam kegiatan sosialisasi Loka Karya Mini (Lokmin) di Balai Desa Margorejo, Kecamatan Dawe pada Rabu (10-10-2018).

Dalam kesempatan tersebut, Darsono menegaskan Lokmin ini bisa menjadi pedoman dan tenaga kesehatan dalam melakukan pendataan PIS-PK maupun upaya membantu masyarakat yang mebutuhkan bantuan. Dengan begitu, progam dari Kementrian Kesehatan Repunlik Indonesia ini dapat tepat sasaran.

TRENDING :  Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Pati Pantau Kesehatan Hewan Ternak

“Tahapan implementasi penyelenggaraan progam PIS-PK harus sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. Dengan begitu, perencanaannya tepat sasaran ke masing-masing KK yang ada di RT dan RW di Lingkungan tersebut,” paparnya.

Menurutnya, SDM dan bantuan logistik untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi, bisa dibicarakan dan didiskusikan bersama lintas sektoral. Hasil analisanya kemudian disosialisasikan ke masyarakat sebagai bahan intervensi lanjutan.

TRENDING :  Antusias, Warga Gondangmanis Ikuti Imunisasi MR

Dalam kesempatan tersebut, dirinya kembali mengingatkan indikator PIS-PK melingkupi Keluarga mengikuti KB, Ibu bersalin di Fasilitas Kesehatan, bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap, bayi diberikan ASI ekslusif selama 6 bulan, pertumbuhan balita dibantu setiap bulannya dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular.

“Jika menemui penderita TB Paru harus dipastikan dia berobat sesuai standar. Penderita Hipertensi juga harus berobat secara rutin. Lalu untuk penderita gangguan jiwa berat harus diobati dan tidak boleh ditelantarkan. Yang cukup sulit yakni memastikan tidak ada anggota keluarga yang merokok,” katanya.

TRENDING :  Kenali Gejala Penyakit Hemofilia Sejak Dini

Lanjutnya, “Dari segi sanitasi, pastikan keluarga memiliki sumber dan menggunakan air bersih. Keluarga juga memiliki jamban yang sehat dan pastinya keluarga sudah terdaftar sebagai anggota JKN-KIS,” Melalui kegiatan tersebut, Darsono berharap dukungan dan kerjasama lintas sektoral yang terjalin dapat mengatasi setiap permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :