Kerupuk Arum Manis, Makanan Tradisional yang Coba Bangkit Lagi

by
Foto: Kerupuk arum manis yang dijual oleh Nur Siti Maria Ulfa, Rabu (21-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Tidak dipungkiri, jika perkembangan pola makan perlahan menggerus keberadaan sejumlah makanan tradisional. Meskipun demikian, nyatanya sampai saat ini beberapa makanan tradisional masih tetap eksis di tengah masyarakat.

Sejumlah penjual makanan tradisional mulai berkreasi dengan mengkombinasikan makanan tersebut agar nampak menarik dan terkesan modern. Tujuannya tak lain, agar makanan tradisional tetap eksis dan digemari masyarakat.

TRENDING :  Tanggal 16 dan 23 Agustus CFD LIBUR

Hal senada dilakukan oleh penjual arum manis yang kini mengembangkan produknya menjadi kerupuk arum manis. Tak dipungkiri, penambahan kerupuk ini menjadikan tampilan arum manis terlihat lebih menarik dan mampu mendongkrak penjualan makanan ini.

TRENDING :  Kudus Optimis Raih Kembali Adipura Kencana
Foto: Kerupuk arum manis yang dijual oleh Nur Siti Maria Ulfa, Rabu (21-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Diakui penjual kerupuk arum manis, Nur Siti Maria Ulfa (31), jika kerupuk tersebut merupakan makanan kuno yang kini mulai sulit ditemukan. Adanya trobosan tersebut, bertujuan untuk mengangkat kembali krupuk sebagai makanan tradisional yang tetap eksis di era modern.

TRENDING :  Bapaslon Perseorangan Harjuno Lolos Verfak PPK Kecamatan Kota

Ulfa, sapaan karibnya, mengakui jika untuk memulai berjualan kerupuk arum manis ini tidak mudah. Apalagi jika penjualan tersebut bersifat konsinyasi, dimana penjual menitipkan barang ke penyalur (pemilik toko -red) untuk dijual di tokonya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :