Kesbangpol Kawal Kasus Penganiayaan Yang Menimpa Aktifis LSM di Kudus

Kudus, isknews.com – Kasus penganiayaan yang menimpa aktifis lembaga swadaya masyarakat (LSM) komunitas masyarakat mijen berani (Komjen) Kudus Supriyadi (40) dan ayahnya Kasim (70), sangat disayangkan pemkab Kudus.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus Djati Solechah melalui Kasi Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Abu Bakar mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan penganiayaan yang menimpa Supriyadi dan ayahnya Kasim yang dilakukan dua orang tak dikenal, Selasa malam (19/4).

Baca Juga :  Bulan Depan Pertamina Larang Penjualan Bensin Eceran

Dia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera mengungkap aktor utama dibalik peristiwa pembacokan tersebut. “Kami akan memantau perkembangan kasus penganiayaan yang menimpa Supriyadi dan ayahnya Kasim, supaya kasus ini cepat terungkap,” ujarnya.

Kemarin, lanjut dia, perwakilan Kesbangpol Kudus sudah menjenguk kedua korban di rumah sakit. “Kami juga mengapresiasi LSM lainnya yang berupaya melanjutkan kasus penganiayaan ini ke pihak terkait,” tandasnya.

Baca Juga :  Komunitas Pecinta Alam Muria Adakan Bersih-Bersih P.29 Dan P.Abioso

Seperti diberitakan sebelumnya, LSM se Kudus mengadakan musyawarah sebagai wujud simpati terhadap kasus yang menimpa Supriyadi dan ayahnya Kasim, yang diadakan di Wa-Kop Jl AKBP R Agil Kusumadya No 100 Getas Pejaten, Jati, Kudus. Turut hadir dalam musyawarah tersebut Kabagkum Polres Kudus AKP Supriyadi. Hasil musyawarah menuntut pihak kepolisian secepat mungkin menyelesaikan dan mengungkap kasus ini, dikarenakan kasus yang seperti ini bisa membungkam kekritisan para aktifis dan pegiat pro demokrasi. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?