Kesenian Mandaling Hampir Punah, Kembali Dipentaskan

oleh

Pati, isknews.com – Kesenian mandaling yang merupakan kesenian khas Bumi Mina Tani, keberadaanya semakin terpinggirkan. Bahkan, disinyalir hampir punah lantaran minimnya generasi penerus yang melestarikan kesenian tersebut.

Namun dalam gelaran gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) di eks kawedanan Juwana, justru menjadi daya tarik tersendiri. Dalam permainannya, kesenian itu memiliki ciri khas dalam komposisi gerak dan lagu serta nyanyian yang menarik. Selain itu kostum yang dikenakan pun terbilang ada cirinya sendiri. Kesan komedi juga terlihat dalam kesenian tersebut.

TRENDING :  Kasus Tanah Yang Libatkan Oknum Diknas, Sudah Didaftarkan 3 perkara Di PN Pati

Tubagus Sukmana, Kepala Subdirektorat Seni Media Progam Kesenian pada Kemendikbud mengaku turut apresiasi atas penampilan yang dibawakan oleh para siswa tersebut. Dia bahkan menilai Pati bisa menjadi model yang mampu menampilkan potensi kesenian untuk dikembangkan di sekolah-sekolah.

“Pati ada berbagai kecamatan dan daerah mereka mampu menampilkan bentuk kesenian yang begitu luar biasa dan rupanya hal itu mampu didukung dengan baik oleh masyarakat,” jelasnya.

TRENDING :  Perangkat Desa wajib ikut Program BPJS

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah memiliki perhatian besar dalam mengembangkan seni budaya di lingkup sekolah. Seperti belajar dengan maestro seni, seniman mengajar, dan seniman masuk sekolah.

“Pada ujungnya, kami memang ingin agar potensi siswa-siswi sekolah bisa dikembangkan. Sehingga nantinya mereka bisa menjadikannya bekal di masa depan,”terangnya.

TRENDING :  Pelari Pati Akan Berlaga di SEA Youth Athletics Championship 2018

Terkait hasil pementasannya pun diakuinya cukup memuaskan. Karena dalam setiap penampilannya mampu menampilkan secara apik dengan berbagai jenis kesenian tradisional yang melibatkan secara langsung pelajar.

“Ini menjadi langkah implementasi penguatan pendidikan karakter dimana seni budaya menjadi peran penting,” tandasnya. (wr/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :