Kesuburan Tanah Semakin Menurun, Upaya Apa Yang Harus Dilakukan?

by

Surakarta, isknews.com – Berkaitan dengan hari tanah sedunia yang diperingati pada tanggal 5 Desember,masih sederet  masalah mengenai tanah dan lahan di Indonesia . Saat ini tanah semakin lama berkurang akan kesuburannya diakibatkan penggunaan bahan kimia untuk pertaian seperti penggunaan pupuk berkonsentrasi tinggi, dan bahan kimia tersebut akan menimbulkan dampak buruk bagi kesuburan tanah itu sendiri.

TRENDING :  Lahan Dibiarkan Terlantar Selama Musim Hujan Petani Melon Di Kudus, Alami Gagal Panen Rp 15 Juta

 

Kandungan bahan organik untuk tanah di Indonesia menurun. Menurut data, 60% lahan sawah di pulau Jawa, bahan orgaik yang terkandung di dalamnya hanya berkisar 1% saja. Hal ini cukup memprihatinkan, Karena idealnya bahan organik yang terkandung dalam tanah yaitu sebesar 2%. Selain akibat penggunaan pupuk kimia, pencemaran limbah oleh pabrik industri juga berdampak besar terhadap pengurangan kandungan organik dalam tanah yang mengakibatkan tanah itu tidak subur lagi.

TRENDING :  Rendemen Tinggi, Petani Tebu Mandiri Kudus Pilih Jual Tebu Keluar Daerah

 

Saat Dosen Fakultas Pertanian UNS Suntoro diwawancara isknews mengatakan, “ saat ini memang tanah di Jawa khususnya dan di Indonesia pada umumnya mengalami penurunan kualitas kesuburannya karena kandungan organiknya sangat kecil, hal yang dilakukan saat ini untuk meningkatkan bahan organik yang hanya sebesar 1% ini yaitu bagaimana selalu mengupayakan untuk meningkatkan kandungan organik dalam tanah” ujar Suntoro.

KOMENTAR SEDULUR ISK :