Ketua MUI Kudus,” Saya Orang Indonesia Yang Beragama Islam,Bukan Orang Islam Yang Berada di Indonesia “

​Kudus,isknews.com – Pembinaan Sosial Politik Silaturahmi Kapolres Kudus dengan FKUB,FKDM dan LSM dalam rangka mengantisipasi konflik sosial serta intoleransi beragama di wilayah kabupaten Kudus dilaksanakan di ruang Tunggal Panaluan Mapolres Kudus Senin (08/08).

Dalam pidatonya Kapolres Kudus,AKBP,Andi Rifai menandaskan keberadaan Media Sosial jangan sampai menimbulkan konflik sosial.
Dalam kegiatan ini Kajari Ketua PAKEM (Pengawas Komunikasi Antar Umat Beragama) menyampaikan ajakan apapun yang ada dan terdeteksi oleh telinga bahwa ada aliran terhadap aliran kepercayaan sepanjang menyimpang sesuai SKB 3 Mentri harus diwaspadai .

” Untuk kita di kabupaten Kudus saling menghargai sesama aliran beragam dan jangan membuat aliran yang menyesatkan supaya di dalam bermasyarakat di kabupaten Kudus tetap tenang jangan sampai terusik dengan terus menjaga dan bahu membahu menjaga konflik sosial yang kemungkinan bisa terjadi.” Harapnya.
Sekda Kudus,yang diwakili Asisten Pemerintahan,Agus Satria menyampaikan pentingnya peran tokoh agama,tokoh masyarakat untuk berperan dalam  kerukunan.
” Masyarakat yang heterogen dasarnya rawan konflik sehingga diharapkan setiap masyarakat mengedepankan toleransi menghargai perbedaan serta mau menerima kemajemukan.” Simpulnya.
” Toleransi dan menghormati merupakan bagian penting dari kerukunan nasional dan upaya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan Pancasila sebagai dasar konsepsi penjabaran wawasan kebangsaan.” Pungkasnya.
Sebagai Pamungkas,Ketua MUI,KH.Khamdani menggarisbawahi ,Konflik ditimbulkan 2 hal,inkonstisional dan intoleransi.
” Inkonstisional timbul akibat semakin berkurangnya rasa kebangsaan yang kedua karena kesadaran hukum di masyarakat yang kurang.” Terangnya.(Mr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Inilah Dinas Dan Badan Di Kudus Yang Alami Perubahan Penyelanggaraan Urusan Pemerintahan

Share This Post