Ketua P-Apdesi Kab. Pati resmi dikukuhkan.

image

Pati, Isknews.com Lintas Pati.
Acara pelantiakan dan pengukuhan P-APDESI (red Perkumpulan Aparatur Perangkat Desa Seluruh Indonesia) wilayah Kabupaten Pati yang berlangsung di pendopo kantor Bupati Pati pada senin 01/08, secara resmi telah melantik dan mengukuhkan Dwi Toto HP,S.Pd sebagai ketua P-APDESI Kabupaten Pati.

image

Dengan dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bupati Pati Haryanto bersama Dandim 0718 Kab. Pati, Kapolres Kab. Pati, Forkompinda Kab. Pati, Anggota DPR RI dari komisi I Praksi Demokrat  (Dr. Ir DJoko Udjianto,MM), Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Pati (H.Joni Kurnianto,ST,MMT), Ketua DPD P-Apdesi Propensi Jawa Tengah (Sumariadi,SE) Sekjen Pusat IKAPT (H.Saputra,SE), dan seluruh Kepala Desa se Kab. Pati tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu berjalan dengan khidmat, dengan memakai seragam biru-biru dengan langkah tegap para pengurus yang akan dilantik dan dikukuhkan menyiapkan diri. selanjutnya, Pelantikan dan pembacaan sumpah dilakukan oleh Ketua DPD P-Apdesi Jawa Tengah dengan disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

BACA JUGA :  LowoLowo bubar, Lowo bubar, Film Ondo Rante ternyata Sudah Dinanti Warga Pati.

Pelantikan dan pengukuhan ditandai Pembacaan surat keputusan No.3302/006/SK/DPD/Jateng/VII 2016 tanggal 27 juli 2016. dalam surat keputusan tersebut, terdapat jajaran kepengurusan sebanyak 68 Orang yang diketuai Kepala Desa Mintorahayu Dwi Toto.

Dalam Pidato pertamanya, Ketua P-Apdesi Dwi Toto meyampaikan kepada Pengurus dan anggotanya supaya sungguh-sungguh dalam mengawal program pemerintah Pati, Nato Projo Mbangun Desa.

“Adanya pelantikan ini, marilah kita bersatu padu, momen pelantikan ini kita jadikan sebagai wahana untuk bersatu dalam mengkawal program nawa cita pemerintah, dan kita sukseskan program pemerintah Kabupaten Pati, Noto Projo Mbangun Deso.” ujarnya.

Lebih lanjut, Dalam kesempatan yang sama, Sekjen IKPT pusat H. Eko Saputra,SE menyampaikan,

BACA JUGA :  Proyek Dana Desa Mangkrak ditambah Rugikan Dua Petani.

“Dari hasil rapat munas tanggal 14 Februari 2016 untuk Apdesi dalam pengurus atau anggota baik Kepala Desa dan perangkat Desa harus aktif dan tidak boleh sudah purna. dan selanjutnya Dana Desa untuk yang sudah turun seluruh dapat digunakan seebaik-bainya, karena Dana Desa untuk kepentingan desa bukan kepentingan perorangan.” terangnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Komisi I DPR RI   Dr. Ir DJoko Udjianto,MM Intinya, Kepala desa merupakan Pejabat terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, untuk menjadikan desa  itu  makmur dan sejatera.    Pada Tahun 2015 angaran desa turun  20, 6 triliun dan pada tahun 2016 turun  40 triliun lebih tinggi dr tahun kemarin mudah2 tahun 2017 bertambah.  kita harus membantu pemerintahan pusat dengan baik sehinga tercipta kondisi damai dalam pemerintahan.  Pada saat ini TNI mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat dan daerah untuk membantu secara langsung kepada petani dalam rangka menyukseskan menuju Indonesia  swasembada pangan.

BACA JUGA :  Kembali Membuat Film Pendek Inspiratif, BEM UNS Mengikuti Kontes Pembuatan Film Pendek

(wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post