Kirab Gunungan Sewu Kupat Colo, Seluruh Desa Di Kecamatan Dawe Sumbang Satu Gunungan

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus, Perayaan “syawalan” dengan prosesi kirab gunungan Seribu Ketupat Kanjeng Sunan Muria, pagi tadi di gelar untuk ke 10 kalinya di Taman Ria Colo Kudus, Acara yang dihadiri oleh Forkopimda, anggota Dewan, Budayawan serta masyarakat tumplek bleg di di kawasan wisata Colo, Rabu(13/7).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kudus, Yuli Kasianto dalam pidatonya menyampaikan, “Agenda kirab sewu Kupat diharapkan menjadi salah satu obyek wisata primadona di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sejak perayaan syawalan digelar mulai 2007 hingga sekarang, cenderung menunjukkan daya tarik wisatawan yang cukup tinggi yang dibuktikan dari padatnya pengunjung setiap perayaan syawalan digelar, Tingginya animo wisatawan menyaksikan perayaan Seribu Ketupat menjadikan acara ini sebagai salah satu obyek wisata primadona selain obyek wisata lain yang ada di Kudus.” katanya.

Yuli juga menyampaikan, “Adanya perubahan konsep pada penyelenggaraan Kirab sewu Kupat tahun ini dengan tahun kemarin adalah pada konten acara musik, yang pada tahun kemarin lebih di dominasi musik dangdut namun kali ini lebih pada musik=musik religi zipin dan sebagainya,” ujarnya.

TRENDING :  Harus Rajin Cek Kondisi Bangunan SD Yang Punya BCB

Sementara itu, Bupati Kudus Musthofa dalam sambutannya pada prosesi kirab gunungan Seribu Ketupat Kanjeng Sunan Muria di Desa Colo, juga menginginkan tradisi tersebut tetap digelar setiap tahunnya. Tingginya kunjungan wisatawan bisa mendongkrak retribusi untuk kawasan obyek wisata Colo yang pemasukan tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1,2 miliar. Target pemasukan sebesar itu berasal dari retribusi pengunjung memasuki kawasan obyek wisata Colo, sewa penginapan, serta tempat parkir.

TRENDING :  Inilah Urutan Kirab Visualisasi Dandhangan Sore Tadi

4 ISKNEWS.COMPengunjung yang memadati lokasi perayaan Seribu Ketupat tidak hanya dari Kudus, melainkan sejumlah warga dari berbagai daerah di Jateng juga ikut meramaikan perayaan tersebut. Mereka mengaku, sengaja datang ke Kudus untuk menyaksikan perayaan Seribu Ketupat karena ingin mendapatkan berkah dari ritual tersebut.

TRENDING :  ​Pesona Dolanan Tradisional Untuk Pengembangan Karakter Anak

KOMENTAR SEDULUR ISK :