Kirab Tebokan, Wujud Syukur Warga Kaliputu Atas Majunya Usaha Jenang

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Banyak cara dilakukan warga dalam memperingati Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah. Mulai dari menggelar pengajian hingga menggelar pawai atau kirab budaya.

Sama halnya dengan yang dilakukan warga Kaliputu, Kecamatan Kota. Ratusan warga berkumpul mengikuti Kirab Tebokan, yang merupakan wujud rasa syukur warga atas berkah usaha jenang yang melimpah.

Mengenakan pakaian adat dan islami, warga dari berbagai kalangan dan usia berjalan menempuh rute yang cukup jauh. Membawa ciri khas yakni jenang, para pesetta berjalan mulai depan TPU Desa Kaliputu – Jalan Sosro Kartono – Perempatan Proliman Barongan – Jalan Desa Burikan – Brak Djarum Kaliputu – hingga finish di Balai Desa Kaliputu.

TRENDING :  Ratusan Pelajar Ikuti Gladi Bersih Kirab Dhandhangan

Camat Kota Catur Widiyatno yang melepas para peserta kirab mengatakan, kegiatan Kirab Tebokan di Kaliputu harus tetap dilestarikan. Karena ini menjadi ciri khas dari Desa Wisata Kaliputu yang sudah terkenal dengan jenangnya di Kudus.

TRENDING :  Peringati Tahun Baru Islam, Madrasah Diniyah Se-Kecamatan Jati Gelar Pawai Keliling Kota

Menurutnya, Kirab Tebokan bukanlah kegiatan yang hanya dilakukan untuk seremonial tahunan saja. Namun ada hal lain yang lebih penting, yakni mengingat sejarah jenang Kudus agar tetap lestari.

“Kegiatan ini sudah berjalan dengan baik, untuk itu jangan pernah absen dan setiap tahunnya agar terus dilaksanakan,” pesannya.

TRENDING :  Apa Kabar Gedung Kesenian Kudus ?

Momentum ini, lanjut Catur, juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan potensi Kaliputu sebagai Desa Wisata, kususnya untuk jenangnya kepada masyarakat luas bahkan sampai manca negara.

“Buatlah masyarakat berpandangan apabila memikirkan atau membicarakan jenang menjadi tertuju Kaliputu dan Kudus. Jangan sampai yang lain,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :