CYMERA_20160727_124332

KMKB Galang Dana Untuk Biaya Tes Urine Anggota DPRD Kudus

Kudus, isknews.com – Pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan yang menyebutkan biaya tes urine mahal saat rapat paripurna, kemarin (26/7), disikapi serius Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Konsorsium Masyarakat untuk Kudus Bersih (KMKB).

CYMERA_20160727_124332

Bertempat di Gedung DPRD Kudus, usai melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kudus, anggota KMKB melakukan aksi penggalangan dana untuk biaya tes urine anggota dewan. “Tadi beberapa anggota menggalang koin untuk tes urine, karena kemarin saat rapat paripurna disebutkan biaya mahal menjadi penyebab belum terlaksananya tes urine hingga sekarang,” kata Ketua KMKB Sururi Mujib kepada isknews.com, Rabu (27/7).

Baca Juga :  ​Kunjungi Kudus Extention Mall, Komisi B DPRD Kudus Kecele Tak Ditemui Manajemen

Dia berharap koin yang terkumpul nantinya bisa membantu pembiayaan tes urine yang direncanakan dilakukan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). “Sehingga masyarakat dapat mengetahui siapa saja yang terlibat atau mengonsumsi narkoba. Dan kepercayaan masyarakat kepada anggots DPRD Kudus bisa tumbuh kembali,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan saat rapat paripurna salah satu anggota DPRD Kudus Nur Khabsyin melakukan interupsi, meminta agar secepatnya dilakukan tes urine untuk semua anggota dewan, kalau bisa hari ini, Rabu (27/7). Namun hal itu ditanggapi Ketua DPRD Kudus Masan dengan mengatakan biaya tes urine cukup mahal. Sehingga sulit dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Siswa - Siswi Ini Berpanas - Panasan Demi Nunggu Kedatangan Bupati Kudus

“Biaya tes urine itu tidak sedikit, apa kalian mau dipotong gaji untuk melakukan tes urin?” tanya Masan kepada 33 dari 44 anggota DPRD Kudus yang hadir dalam rapat paripurna.

Serentak para anggota menjawab siap, dan disepakati bersama secepatnya dilakukan tes urine dengan pembiayaan dari potong gaji anggota dewan. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?