KNCI Kudus Gelar Aksi Tolak Pembatasan Registrasi Kartu Prabayar 1 NIK 3 SIMCARD

by
ISKNEWS.COM
Anggota KNCI Kudus saat turun ke jalan diseputaran Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menyuarakan penolakan pembatasan registrasi kartu prabayar 1 NIK 3 SIMCARD. (Aris Sofiyanto)

Kudus, ISKNEWS.COM – Aksi para pedagang dan outlet seluler yang tergabung dalam wadah Kesatuan Niaga Celuler Indonesia (KNCI) Kabupaten Kudus menggelar aksi damai yang kegiatannya bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di seputaran Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (1-4-2018) pagi.

Mereka turun ke jalan untuk menggelar orasi, dan memberikan selebaran kertas kepada warga yang berada di lokasi CFD. Isi kertas yang dibagikan intinya menolak kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.

ISKNEWS.COM
Anggota KNCI Kudus saat turun ke jalan diseputaran Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menyuarakan penolakan pembatasan registrasi kartu prabayar 1 NIK 3 SIMCARD. (Aris Sofiyanto)

“Kami menolak kebijakan Pembatasan Registrasi Kartu Prabayar 1 NIK 3 SIMCARD, hal itu terkait sistem registrasi kartu prabayar yang dinilai merugikan para pedagang nomor cantik yang ada di wilayah seluruh Indonesia,” kata Koordinator aksi, Zamroni.

TRENDING :  Masuk SMP? Kenali Aturan Baru PPDB Online Sistem Zonasi

Ia sangat menyesalkan, pasalnya Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ( BRTI) kembali menimbulkan polemik serius. BRTI mengambil langkah sepihak dengan mengkhianati konsensus terkait peraturan registrasi kartu prabayar.

“Pengkhianatan ini mendorong suasana kembali memanas bagi para pedagang outlet seluler di seluruah Indonesia,” ujarnya usai melakukan aksi.

Nanti malam, lanjut Zamroni, KNCI Kudus akan berangkat menggunakan Bus dari Kudus untuk ikut meramaikan Aksi Nasional yang diselenggarakan serentak di 20 Kota Besar di Indonesia. “Kami, anggota KNCI Kudus yang beranggotakan sekitar 100 orang dari sejumlah pengelola outlet besok ikut bergabung dalam aksi nasional di Yogyakarta, Minggu (2-4-2018),” katanya.

TRENDING :  MWC NU Kaliwungu Kudus Gelar Jalan Sehat Berinfaq Hingga Pengajian Umum

Sebelumnya, imbuh Zamroni, pada Rabu, 28 Maret 2018, kami juga mengikuti aksi tolak kebijakan Pembatasan Registrasi Kartu Prabayar 1 NIK 3 SIMCARD yang dipusatkan di depan DPRD Jawa Tengah.

“Waktu itu, kami bersama-sama dengan KNCI beberapa Kabupaten di Jawa Tengah,” tandasnya.

Lebih lanjut, tertanggal 7 November 2017 lalu, menurut Zamroni, Pemerintah melalui Kominfo menyepakati tuntutan KNCI terkait registrasi kartu prabayar. Pembatasan satu NIK untuk tiga kartu prabayar telah dihapuskan. Bahkan Outlet Celuler juga diberikan kewenangan oleh BRTI sebagaimana gerai Jasa Layanan Telekomunikasi untuk meregistrasikan kartu pelanggan.

TRENDING :  Tunggu Kiriman Material Pembangunan SD 1 Barongan Kudus Terhambat

Outlet Celuler, dia menambahkan juga diberikan kewenangan oleh BRTI sebagaimana gerai Jasa Layanan Telekomunikasi untuk meregistrasikan kartu pelanggan, kajian-kajian yang diselengarakan, menyimpulkan peraturan itu ternyata merupakan bentuk keberpihakan penguasa kepada Kaum Kapital Telekomunikasi.

“Nampaknya Operator semakin beringas, dan Outlet tradisinonal semakin tergilas,” tuturnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :