Kodim Pati Gelar Gladi Posko Operasi Militer Selain Parang

oleh
Kodim Pati Gelar Gladi Posko Operasi Militer Selain Parang
Foto: Istimewa

Pati, ISKNEWS.COM – Selain melakukan tugas pokok melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) yaitu menegakan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga melakukan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Begitu Halnya Kodim 0718 Pati, siap melakukan operasi selain perang (OMSP) dalan rangka membantu tugas pemerintah daerah, membantu Polri dalam rangka tugas keamanan serta membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan sebagai bentuk menjalankan tugas.

TRENDING :  Kodim Pati bersama Masyarakat bersihkan Makam Nyi Ageng Ngerang

Perihal tersebut disampaikan Kasrem 073 Makutarama Letnan Kolonel Inf Hari Santoso saat menghadiri Gladi Posko, Kamis (7-6-2018) di Makodim 0718 Pati.

“Gladi Posko merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan komandan dan staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan,” ungkapnya.

TRENDING :  Sedekah Bumi, Warga Pelemgede Lakukan Ritual Selametan di Makam Pendiri

Lebih lanjut Kasrem, gladi posko merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk persiapan satuan dalam menangani musibah diwilayahnya, tapi harus sesuai dengan SOP yang merupakan kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah tugas yang anda kerjakan.

“Tujuan lainnya adalah untuk membuat satuan lebih siap dan bisa menganalisa dan mencarikan jalan terbaik untuk mengatasi suatu permasalahan diwilayahnya,”jelasnya.

TRENDING :  Bersinergi Dengan Masyarakat, Kodim Pati Beri Bantuan Jamban

Gladi Posko dengan tema “Kodim Bersama Seluruh Komponen Seluruh bangsaMembantu pemerintah daerah dalam Menanggulangi Akibat Bencana alam , Pengungsian dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan di Wilayah dalam rangka Operasi Militer Selain Perang ” dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 6 sampai dengan 8 Juni, 2018. (WR/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :