Komisi B DPRD Pati : Persoalan Toko Modern Belum Selesai

by
ISKNEWS.COM
Foto: Merebaknya toko modern di Pati harus segera dikendalikan dengan peraturan daerah. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Keberadaan toko modern di Kabupaten Pati memang harus dibatasi, jika tidak, keberadaannya akan merugikan toko kecil di sekitarnya. Oleh sebab itu, Komisi B DPRD Kabupaten Pati bersikap akan melanjutkan pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) mengenai penataan pasar modern dan perlindungan pasar tradisional pada tahun ini. Bahkan draf yang sudah dirancang tahun lalu, akan dipercepat proses pembahasannya.

TRENDING :  Bocah 7 Tahun Asal Kabupaten Jepara Tewas Tenggelam Di Kolam Renang Lembah Hijau Cluwak Pati

Anggota Komisi B DPRD Pati Noto Subiyanto menuturkan, saat ini toko modern di Kabupaten Pati jumlahnya lebih banyak di banding kabupaten lain. Saat moratorium toko modern 120, seharusnya sudah tidak ada lagi izin pendirian baru. Akan tetapi, di Perbub Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Perbup Nomor 24 Tahun 2016 tentang penataan toko swalayan, dalam perbup baru itu disebutkan sejumlah 135 toko.

“Saat ini jumlahnya banyak sekali, lebih dari 120. Dengan kata lain kita kecolongan. DPRD, dalam hal ini Komisi B sendiri kebingungan mengatasi itu,” terang Noto ketika ditemui wartawan beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Sukseskan Pilgub Jateng KPU Pati Sosialisasi Daerah Terpencil

KOMENTAR SEDULUR ISK :