Komisi X DPR RI Akan Selesaikan UU Perlindungan Guru dan Dosen

oleh
Komisi X DPR-RI ISKNEWS.COM
Foto: Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto menampung keluhan para guru dalam Rapat Dengar Pendapat Empat Pilar MPR RI, di aula gedung PGRI Pati, Kamis (22-02-2018). (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Banyak siswa yang kurang tata krama bahkan berani melawan guru. Tidak sedikit kejadian di berbagai daerah, anak didik memukul guru bahkan ada yang berani menganiaya hingga membunuh.

Berangkat dari kejadian tersebut, para pendidik mendorong pemerintah untuk membuat Undang-undang guna melindungi tenaga pengajar.

Hal itu diungkapkan Sarpin, salah seorang guru di Kabupaten Pati saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Empat Pilar MPR RI, bersama Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto di aula gedung PGRI Pati, Kamis (22-02-2018).

TRENDING :  Kewenangan Normalisasi Sungai Juwana Ada di Pemerintah Pusat

“Profesi guru dewasa ini seperti tidak dihargai. Banyak kok kejadian penganiayaan yang menimpa guru, bahkan kemarin itu ada yang dibunuh siswanya. Menurut kami, pemerintah perlu segera membuat Undang-undang untuk perlindungan guru,” ujar Sarpin.

TRENDING :  TMMD Bangun Semangat Gotong Royong dan Karakter Generasi Melenia

Menanggapi hal tersebut, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Djoko Udjianto mengaku, Komisi X sudah mengagendakan pembahasan Undang-undang perlindungan bagi guru dan dosen.

“Saya sampaikan bahwa Komisi X DPR RI akan segera melaksanakan, menyelesaikan Undang-undang perlindungan guru dan dosen. Mudah-mudahan ditahun 2018 ini, Undang-undang itu bisa terealisir,” terang Djoko Udjianto.

TRENDING :  Ganjar Mengaku Ngeri Dengan Kepala Ikan Manyung

Ia menambahkan, jika Undang-undang ini terealisir maka akan memposisikan dan menempatkan bagaimana guru berfungsi sebagai pengajar dan pendidik. Oleh karenanya Komisi X DPR RI akan segera menyelesaikan dan mengesahkan Undang-undang Perlindungan Guru dan Dosen tersebut pada tahun ini. (IN/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :