Komunitas SATUKU Bakti Sosial Bersih Bersih Masjid

Komunitas SATUKU Bakti Sosial Bersih Bersih Masjid

Kudus, Isknews.com – Komunitas Sahabatku Kota Kudus (SATUKU) merupakan komunitas sosial yang diisi oleh pemuda pemudi produktif, kreatif dan inovatif. Ide ide cemerlang datang silih berganti sejak berdirinya pada 29 maret 2015.

Dari santunan anak yatim, berbagi ke panti sosial bersama komunitas mobil dan yang baru saja dilakukan adalah program bersih bersih masjid. Pertama kalinya dilakukan beberapa bulan lalu di masjid puskesmas gribig, sedangkan yang kedua kalinya dilaksanakan pada Minggu (21/5/2017) di Masjid Alfalah Besito Gebog Kudus.

Budi Maulana ketua komunitas Sahabatku kota kudus (SATUKU) sangat mendukung kegiatan yang bermanfaat ini, komunitas kami yang berjumlah 65 anggota mendukung dengan memberikan segala tenaga untuk mensukseskan acara ini.

TRENDING :  Musda Ke-VIII Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Jawa Tengah Dilaksanakan di Pati

“Kami itu merasa bahwa ilmu kami itu belumlah cukup. Makanya kami hanya bisa ikut membersihkan masjid atau mushola saja. Kami bisanya baru segini dulu. Yang penting apa yang bisa kami lakukan ya kami lakukan,” jelas Budi

Dalam kegiatan yang dimulai sejak sesudah subuh itu juga dibantu sama pengurus dan sebagian remaja masjid. “Dari mulai mengeluarkan karpet, membersihkan, menjemurnya, dan juga membersihkan tempat wudhu, tempat kencing dan buang air besar.

Lebih lanjut, Budi mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi atau ikut bergabung dalam aksi sosial ini bisa langsung ke base camp nya di Desa Gribig RT 02 RW 03 Gebog dari arah tugu ke barat 50 meter depan toko bangunan atas nama rumah, Junaidi.

TRENDING :  Seminar Dahsyatnya Baitullah

“Selain membersihkan masjid kami juga mendorong agar para pemuda di sekitar masjid dan takmir untuk aktif membersihkan masjid. Supaya kalau masjidnya bersih, jemaah juga nyaman dalam beribadah,” tutupnya.

Smentara itu, Riza anggota SATUKU penggagas ide ini mengatakan, memelihara, menjaga dan membersihkan masjid lazimnya dilakukan oleh marbot maupun takmir masjid. Namun kita mencoba membuat gebrakan baru, dengan rela membersihkan masjid tanpa mau dibayar dan sukarela,” Jelasnya

TRENDING :  Disandra Di Papua, Lima Warga Rembang Berhasil Diselamatkan

Ditambahkannya, selain masjid juga tempat ibadah lain juga bisa kita kerjakan. “Teknisnya tinggal menghubungi salah satu anggota kami,” ujarnya

Atas pandangan tersebut diataslah gagasan ini tercetus, program ini terdorong pula oleh fenomena yang sudah lama terjadi yakni dimana masjid mengalami perkembangan yang berlawanan arah. Secara fisik bentuknya begitu megah, namun pemanfaatannya sangat minim serta kurang fokus dalam menjaga kebersihanya. Padahal begitu shohih sebab hadist yang mengatakan bahwa ‘Kebersihan itu adalah sebagian dr iman’.

“Wacana kedepannya program ini akan terus mengembangkan program pemberdayaan masjid dilain tempat.” Harapnya

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*