Kondisi Sabuk Hijau Pengaruhi Konsistensi Pasokan Debit Air Bendung Logung

oleh
Foto udara bendung Logung Kudus (Foto: isknews.com)

Kudus, isknews.com – Pembangunan fisik Bendungan Logung yang pengerjaan fisiknya sudah sudah mencapai 98,5%, maka sesuai jadwal, proses pengisian air ke waduk (impounding) akan dimulai pertengahan bulan November bulan ini.

“Ini merupakan langkah pertama untuk mengetahui kinerja waduk sesuai dengan desain yang telah dibuat,”  terang Dodi Indra Irawan, Kasi Komunikasi Publik BBWSDA Pemali – Juana saat sosialisasi impounding  bendungan, Senin (29/10/2018).

Selain penghijauan di kawasan hulu bendungan juga perlu dijaga. Sebab, pemasok air untuk bendungan berasal yakni Sungai Logung dan Sungai Gajah.

“ Pengisian waduk dari Sungai Logung dan Gajah diperkirakan butuh waktu satu musim penghujan. Perkiraan tersebut didasarkan atas potensi curah hujan dan debit dari dua sumber air itu,” katanya.

TRENDING :  Target Selesai Akhir 2016 Pengadaan 12 Jembatan Di Kudus

Begitu pembangunan fisik waduk tuntas berikut berbagai persyaratan lainnya dipenuhi, proses pengisian akan langsung dilakukan. Sebelum pengisian, sudah dikonsultasikan dengan Komisi Keamanan Bendungan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzzyatno mengatakan, pemeliharaan bendungan tidak hanya di sekitar konstruksi fisik saja. Namun, asal sumber air di bendungan juga harus diperhatikan.

Hal itu sebagai salah satu upaya menjaga konsistensi pasokan air ke bendungan. Pasalnya, bila kondisi hutan rusak dan tidak dapat menyerap air. Maka akan mempengaruhi debit air yang digelontorkan ke bendungan.

TRENDING :  Jalan Sepanjang 500 Meter TMMD Diresmikan

Bendungan Logung sangat tergantung dari kondisi hutan di lereng Gunung Muria. ”Jadi harus tetap dijaga agar Sungai Logung dan Sungai Gajah debitnya mencukupi,” ujarnya.

Penghijauan, lanjutnya, menjadi penekanan di sekitar sabuk hijau. Jika lingkungan di sekitar bendungan rusak, daya serap air ke dalam tanah berkurang dan lebih banyak menjadi aliran permukaan.

Aliran permukaan dapat membawa material seperti lumpur ke bendungan dan mempercepat pendangkalan. ”Kami minta pihak terkait untuk secara bersama-sama menjaga kelestarian hutan di hulu dan sekitar Bendungan Logung,” paparnya.

TRENDING :  Pertengahan November Ini Bendung Logung Sudah Pada Tahap Penggenangan

Ia menjelaskan, bila kawasan hutan terjaga, manfaat bendungan sangat besar salah satunya mengurangi potensi banjir di sejumlah wilayah dapat mencapai 35 persen.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyampaikan, akan mendukung upaya pelestarian hutan di lereng Gunung Muria serta sekitar bendungan. Pihaknya akan menggandeng pihak swasta untuk menjaga dan melestarikan hutan. ”Kami upayakan agar kawasan hulu bendungan dapat tetap dijaga kelestariannya,” katanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :