Koperasi sebagai Penyangga Ekonomi Nasional Harus dalam Kondisi Sehat

Koperasi sebagai Penyangga Ekonomi Nasional Harus dalam Kondisi Sehat

KUDUS, isknews.com -Sehat bukan hanya untuk manusia atau mahluk hidup lain. Tetapi sebuah lembaga juga harus dalam kondisi yang juga sehat agar bisa berlari menuju tujuan yang telah ditetapkan. Begitu pula dengan koperasi yang memiliki tujuan mulia untuk mencapai kesejahteraan bersama seluruh anggota.

Para peringatan hari koperasi ke-69 tahun 2016 ini, digelar apel di halaman pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (28/7). Bertindak selaku pimpinan apel adalah Bupati Kudus yang dihadiri seluruh kepala SKPD dan forkopinda. Serta diikuti ribuan peserta dari pengurus koperasi serta perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kudus.

Dalam amanatnya, Bupati Kudus H. Musthofa mengatakan bahwa koperasi merupakan kata kunci untuk menstabilka perekonomian di Kudus. Karena tujuannya –menurut Bung Hatta—koperasi adalah sebagai pilar ekonomi di Republik Indonesi ini.

BACA JUGA :  4,6 M Lebih Dana DBHCT Dinas Perdagangan Pengelolaan Pasar, Dikembalikan Ke Kas Daerah

”Saya tidak ingin koperasi yang ada hanya sekadar jargon. Tetapi harus ada menfaat nyata sebagai soko guru perekonomian nasional,” kata Bupati pagi itu.

Peran pengelolan koperasi sangat penting. Tidak kalah penting daripada yang lain. Karenanya harus benar-benar bisa menggiatkan perekonomian dan menstabilkan suasana politik perekonomian. Dengan muara akhirnya bagi peningkatan kesejahteraan bersama antara pengurus dengan seluruh anggotanya.

Bupati yang juga aktivis ekonomi kerakyatan ini menyorot soal kesehatan koperasi. Ada byanyak koperasi yang tercatat pada Dinas Perinkop UMKM. Tetapi belum bisa memastikan bahwa seluruhnya dalam kondisi yang sehat.

”Saya akan bentuk bidang baru pada Dinas Perinkop UMKM, yaitu bidang pengawasan tingkat kesehatan koperasi. Mungkin ini nanti menjadi satu-satunya di Indonesia,” jelasnya yang merupakan bagian dari reformasi koperasi sesuai tema tahun ini.

BACA JUGA :  Kecamatan Bae raih medali emas pertandingan bola voli pantai Porkab Kudus

Tugasnya, lanjutnya, yaitu untuk mengampu, membimbing, serta membina kperasi agar selalu dalam kondisi sehat. Karena kunci bisnis keuangan hanyalah kepercayaan. Maka amat penting kesehatan koperasi untuk menjaga komitmen dengan masyarakat. Sedangkan yang tidak sehat akan dilikuidasi.

”Tunjukkan dirimu, bahwa koperasi sebagai penyangga ekonomi, dan mampu menyejahterakan. Termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM),” imbuhnya pada apel yang dibarengi pengukuhan pengurus Forum UMKM Kabupaten Kudus itu.

Dengan telah terbentuknya Forum UMKM Kabupaten Kudus ini, bupati berharap adanya sinergi dan kolaborasi yang baik antara Forum UMKM dengan lembaga lain. Seperti kerja sama dengan koperasi serta SKPD Pemkab Kudus untuk bersama-sama mengangkat perekonomian nasional.

BACA JUGA :  SMA 1 Bae Kudus, Salah Satu Target Buruan Lulusan SMP

”Dan saya akan konsisten membimbing. Karena semuanya adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam perekonomian nasional ini,” pungkasnya.

Di akhir apel diserahkan penghargaan bagi koperasi yang berperstasi. Serta diserahkan santunan bagi anak yatim/piatu untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan di hari koperasi tahun ini.(rg)

Share This Post