Koperasi Solusi Sejahterakan Anggota Paguyuban Kuliner Pati

oleh
Foto: Para anggota dan pengurus PKKP mengikuti rapat pembentukan koperasi yang diadakan di Plaza Pragola, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Untuk mengembangkan potensi kuliner di Pati dan mensejahterakan anggotanya, Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP) memandang perlu untuk mendirikan sebuah wadah, yaitu koperasi. Nantinya, koperasi tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan anggotanya semaksimal mungkin.

Ketua PKKP, Tamzis Al Anas mengungkapkan, PKKP ini akan tetap menjadi wadah bagi pegiat kuliner di Pati. Namun, untuk lebih memaksimalkan fungsi dari komunitas ini, akan didirikan koperasi sehingga wadah ini bisa berjalan lebih profesional.

TRENDING :  Penyebab, Almari Pendingin Jenazah di RSUD Soewondo Meledak

“Anggota kita ini sudah lumayan banyak, sehingga sangat pas jika didirikan koperasi. Karena kan keuntungan dari koperasi ini banyak sekali,” ungkapnya dalam rapat pembentukan koperasi PKKP di Plaza Pragola, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pelatihan pada Dinas Koperasi dan UMKM, Nanik Indriyati yang turut hadir dalam acara tersebut menambahkan, sebagai dinas yang membidani perkoperasian pihaknya sangat mendukung dibentuknya koperasi PKKP ini.

TRENDING :  Bakal Berlaku Secara Nasional, PPL Gembong Gencarkan Sosialisasi Kartu Tani

“Sangat bagus sekali, apalagi PKKP ini kan anggotanya adalah para pelaku kuliner. Sehingga mereka nanti bisa membeli bahan baku dari koperasi. Keuntungannya pun nantinya akan dirasakan oleh anggota juga,” katanya.

Untuk pembentukan koperasi, menurutnya sangat mudah sekali yakni minimal harus terkumpul 20 orang. Sedangkan modal awalnya hanya Rp. 15 juta yang bisa diambilkan dari simpanan pokok dan simpanan wajib.

TRENDING :  TNI Bantu Petani, Bajak Sawah Dengan Mesin Traktor

“Jadi selain dari simpanan pokok itu, bagi anggota yang ingin memberikan pinjaman untuk pengembangan koperasi pun bisa,” jelasnya.

Sebagai pembina pihaknya berharap, koperasi yang akan dibentuk ini bisa mengangkat ekonomi daerah.

“Soko guru yang tepat ini ya koperasi. Namun saya berharap nanti pengelolaannya harus dijalankan secara profesional,” harapnya.(IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :