Korpri Harus Jadi Agen Transformasi Penguat SDM Dan Talenta Bangsa

oleh
Bupati Kudus HM Tamzil saat menjadi irup pada Upacara HUT Korpri ke 47 di Lapangan Rendeng Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Korps Pegawai Republik Indonesia diperingati setiap 29 November sesuai dengan tanggal didirikannya yaitu pada 29 November 1971.

Korpri didirikan pada tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971. Korpri adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN dan BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa.

Memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 47, para Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut, merupakan amanat Presiden Indonesia, Joko Widodo yang disampaikan oleh Bupati Kudus, HM Tamzil dalam upacara bendera peringatan HUT KORPRI yang digelar di Lapangan Rendeng, Kamis (29/11).

TRENDING :  Kades Loram Kulon Minta Warganya Lapor Jika Ada Masalah Pembuatan Akta Kelahiran

Dalam sambutannya, HM Tamzil mengatakan bahwa ASN adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena tugas ASN adalah bekerja dan melayani masyarakat, maka ASN diminta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat

“Pada tahun 2019, pemerintah akan melakukan progam besar-besaran untuk memperkuat sumberdaya manusia guna menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan, swasta dan semua sektor termasuk generasi muda harus ditingkatkan secara signifikan. SDM kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang berubah sangat cepat,” katanya.

Dalam kaitan ini, lanjut Tamzil, seluruh ASN diminta segera memperkuat diri untuk menjadi agen trtansformasi penguat SDM dan menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta bangsa. Melalui transformasi SDM bisa memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa.

TRENDING :  DPD ABPEDSI Kudus Gelar Rapat Koordinasi Untuk BPD Kecamatan Jekulo Mejobo Dan Undaan

“Upaya pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat juga harus ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan ekonomi dan sosial yang pesat, ASN harus banyak melakukan penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman.  Mau tidak mau, ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan serta menjaga akuntabilitas,” pesannya.

Imbuhnya, ASN juga dituntut untuk selalu open mind, terus melakukan inovasi, penyederhanaan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk itu, ASN diminta untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi dan ego-progamnya masing-masing. Sekali lagi, semua permasalahan yang ada di masyarakat bersifat lintas sektor dan lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, ASN bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

TRENDING :  Penerimaan Pajak Kendaraan Di Kudus Capai 102,87 Persen

“Terimakasih yang sebesar-besarnya dari kami untuk ASN atas dedikasinya dan semua pencapaian ini. Untuk itu, pemerintah selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan ASN melalui peningkatan penghasilan serta dukungan jaminan kesehatan, perumahan dan pensiun. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih,” tutupnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :